Film Animasi Cerita Rakyat Bali : Bangau Menjadi Pendeta

Film animasi ini merupakan sebuah cerita yang diadaptasi dari cerita rakyat bali “Pedanda Baka”. Cerita ini menceritakan sebuah sandiwara apik dengan membawa bawa agama untuk memperdaya umat yang tidak tahu apa apa. Diawali dengan seekor Bangau, yang memiliki salah satu sifat Sad Ripu,Lobha(Rakus) dan Kama (Nafsu) merasa kelaparan karena tidak bisa berburu. Dia hendak mengakhiri masa pacekliknya dengan memperdaya ikan-ikan lugu yang berada di telaga. Dengan tipu muslihat, ia menyamar sebagai seorang pendeta di hadapan ikan ikan tersebut dan menawarkan bantuan kepada ikan-ikan tersebut agar bisa melewati musim kemarau yang berkepanjangan dimana membuat ikan-ikan khawatir akan kelangsungan hidupnya. Karena keluguannya, ikan-ikan percaya akan sandiwara Bangau. Bangau lalu menawarkan untuk membawa satu per satu ikan yang berada di telaga ke telaga yang lebih hidup suasananya supaya ikan-ikan bisa melanjutkan hidupnya di musim kemarau panjang ini. Para ikan setuju, lalu mereka bersedia dipindahkan satu per satu oleh bangau yang bersandiwara menjadi juru selamat tersebut.

Satu per satu penghuni telaga dibawa oleh Bangau untuk pindah. Tinggal seekor Ketam saja yang tersisa. Karena ia sendirian, ia bersedia dibawa Bangau untuk pindah walaupun ia sebenarnya waspada atas gerak gerik Bangau. Di dalam perjalanan, ketam melihat tulang ikan berserakan. Ia sadar bahwa teman-temannya tidak pernah diantar oleh Bangau ke telaga seberang, akan tetapi Bangau memakan habis mereka. Ketam merasa marah atas perbuatan Bangau, tanpa ragu ia membalas tindakan Bangau dan Bangau yang rakus tersebut binasa.

Cerita ini merangkum beberapa pesan moral dalam ajaran hindu. Dimana diantaranya adalah. Berikut ini beberapa screenshoot  adegan pada film animasi ini: Sadhuniragraha (Tidak menyakiti mahkluk lain), Tindih (Solidaritas dengan mahkluk lain), Nirbhayata (keberanian),Vidagdanaprasana(Tidak mudah dihasut),Upeksa(Waspada),Vacika Pasiuddha(Berkata yang baik),Kayika Parisuddha(Berbuat yang baik). Berikut ini beberapa screenshoot  adegan pada film animasi ini:

Adegan dimana Ketam menyadari sandiwara Bangau

 

Adegan dimana Ketam membalas perbuatan Bangau