Jimbaran – Universitas Udayana melalui Biro Kemahasiswaan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Sistem Informasi Kemahasiswaan Tahun 2026 pada Rabu, 4 Februari 2026, bertempat di Ruang Teater Lantai III Lecture Building, Kampus Jimbaran. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen institusi dalam memperkuat tata kelola data kemahasiswaan sekaligus mendorong transformasi digital yang terintegrasi di lingkungan universitas. Pelaksanaan sosialisasi diarahkan untuk mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya pada aspek prestasi, rekognisi, dan daya saing mahasiswa.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidang pengelolaan sistem informasi dan data kemahasiswaan. Materi pertama disampaikan oleh Ketua USCC, Dr. Drs. I Wayan Santiyasa, M.Si, yang memaparkan peran strategis sistem informasi dalam mendukung pencapaian indikator kinerja perguruan tinggi melalui penguatan ekosistem digital dan ketertiban pencatatan data kegiatan mahasiswa. Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh I Made Budiastrawan, S.Kom., M.M selaku Koordinator Minat, Penalaran, dan Informasi Kemahasiswaan, yang menitikberatkan pada optimalisasi pemanfaatan platform digital kemahasiswaan sebagai instrumen pencatatan prestasi dan aktivitas mahasiswa secara berkelanjutan. Jalannya sesi dipandu oleh Bima Kumara Dwi Atmaja, S.H., M.H selaku moderator yang memastikan diskusi berlangsung dinamis dan terarah.

Dalam pemaparan materi, para narasumber menekankan pentingnya optimalisasi ekosistem digital kemahasiswaan melalui pemanfaatan tiga sistem utama, yakni SINMAWA, SIMPONI PADI, dan SISAKTI. Ketiga platform tersebut diposisikan sebagai instrumen strategis dalam mendukung pencatatan kegiatan, prestasi, serta rekognisi mahasiswa yang selanjutnya berkontribusi pada pemenuhan indikator kinerja perguruan tinggi dan kebutuhan akreditasi institusi maupun program studi. Pendekatan berbasis data yang terintegrasi dinilai menjadi fondasi penting dalam meningkatkan reputasi dan daya saing universitas di tingkat nasional maupun internasional.
SINMAWA diperkenalkan sebagai wadah publikasi kegiatan organisasi kemahasiswaan yang mencakup Himpunan Mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa, Dewan Perwakilan Mahasiswa, Unit Kegiatan Mahasiswa, hingga berbagai Badan Semi Otonom. Melalui platform ini, setiap aktivitas dan capaian mahasiswa dapat terdokumentasi secara terbuka dan mudah ditelusuri, sehingga mendukung proses kurasi kegiatan, promosi institusi, serta peningkatan visibilitas universitas di ruang digital.

Sementara itu, SIMPONI PADI difokuskan sebagai sistem pencatatan dan verifikasi prestasi mahasiswa, baik akademik maupun nonakademik, termasuk publikasi ilmiah, hak kekayaan intelektual, serta partisipasi dalam berbagai ajang kompetisi. Sistem ini dilengkapi mekanisme validasi berjenjang yang melibatkan operator fakultas, pimpinan fakultas, hingga Biro Kemahasiswaan, sehingga data yang dihasilkan memiliki tingkat akurasi dan akuntabilitas yang tinggi. Sinkronisasi berkala dengan pangkalan data nasional menjadi elemen penting dalam memastikan seluruh capaian mahasiswa tercatat secara resmi dan berkelanjutan.
Adapun SISAKTI berfungsi sebagai media pencatatan aktivitas pengembangan soft skills mahasiswa yang meliputi kegiatan organisasi, kepanitiaan, minat dan bakat, hingga kepedulian sosial. Melalui sistem ini, setiap partisipasi mahasiswa dapat dikonversi menjadi poin Satuan Kredit Partisipasi yang bermuara pada Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Dengan demikian, rekam jejak nonakademik mahasiswa tidak hanya terdokumentasi secara administratif, tetapi juga memperoleh pengakuan formal sebagai bagian integral dari proses pendidikan tinggi yang holistik.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Universitas Udayana menegaskan komitmennya dalam membangun budaya pengelolaan data kemahasiswaan yang tertib, transparan, dan berkelanjutan. Optimalisasi sistem informasi tidak semata dimaknai sebagai transformasi teknologi, melainkan sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas layanan kemahasiswaan, meningkatkan prestasi, serta mewujudkan tata kelola universitas yang adaptif terhadap dinamika perkembangan era digital.