LOADING...
Udayana University

Universitas Udayana Tuan Rumah FKPTPK Indonesia 2026, Bahas Transformasi Perikanan dan Ekonomi Biru

Mei 20, 2026 08:46 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

Jimbaran – Universitas Udayana melalui Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) menjadi tuan rumah Pertemuan Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan (FKPTPK) Indonesia Tahun 2026 yang berlangsung di Auditorium Widyasabha Universitas Udayana pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Penguatan Peran Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan dalam Mendukung Transformasi Perikanan dan Ekonomi Biru Berkelanjutan.”

Kegiatan dibuka oleh Gubernur Bali, Wayan Koster dan turut dihadiri secara daring Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdiktisaintek RI Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., sec hadir langsung pula Ketua FKPTPK Indonesia Prof. Fredinan Yulianda, narasumber dari LAM-PTIP, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali. Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana dan seluruh Indonesia, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan tingkat kota/kabupaten, Ketua Forum Maritim Bali, dosen, tenaga kependidikan, dan peserta forum lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali menegaskan bahwa sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu prioritas pembangunan Bali melalui konsep Ekonomi Kerthi Bali. Menurutnya, Bali tidak boleh hanya bergantung pada sektor pariwisata, tetapi juga harus memperkuat sektor pangan dan maritim.

“Kalau kita terus menjadi negara yang doyan impor, selamanya kita tidak bisa menjadi negara yang mandiri,” tegas Gubernur Bali saat menyinggung pentingnya kemandirian pangan dan pemanfaatan potensi lokal.

Ia juga menyoroti besarnya potensi laut Bali, mulai dari hasil perikanan hingga garam tradisional yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan diminati pasar internasional. Gubernur menekankan pentingnya penguasaan ekonomi lokal agar potensi tersebut tidak dikuasai pihak asing.

Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T.,Ph.D. menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum strategis memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam pengembangan pendidikan, riset, inovasi, dan sumber daya manusia bidang kelautan dan perikanan.

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada keberlanjutan,” ujar Rektor.

Ketua FKPTPK Indonesia, Prof. Fredinan Yulianda menjelaskan bahwa saat ini terdapat lebih dari 500 program studi perikanan dan kelautan di Indonesia, dengan 489 program studi dari sekitar 145 perguruan tinggi telah tergabung dalam FKPTPK.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. I Wayan Nuarsa, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada FKP Unud sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan. Menurutnya, forum ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pimpinan dan pemangku kepentingan bidang kelautan dan perikanan dari seluruh Indonesia.

Ia menegaskan bahwa sektor kelautan dan perikanan memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional, khususnya dalam mendorong ekonomi biru berkelanjutan. Perguruan tinggi tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga inovasi, riset, serta kontribusi nyata yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan.

Melalui forum ini diharapkan lahir rekomendasi strategis terkait peningkatan mutu pendidikan tinggi, penguatan riset, pembaruan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), serta penguatan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang berkelanjutan.