LOADING...
Udayana University

Universitas Udayana dan ISI Bali Tandatangani Nota Kesepahaman Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Seni, dan Budaya

Mei 18, 2026 14:15 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

Denpasar – Universitas Udayana menjalin kerja sama strategis dengan Institut Seni Indonesia Bali melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai upaya memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak bagi masyarakat yang dilaksanakan di Gedung Pascasarjana Unud, Kampus Sudirman, Denpasar (Senin, 11/05/2026).

Hadir dari Universitas Udayana Rektor Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., para Wakil Rektor Universitas Udayana, Dekan Fakultas Ilmu Budaya serta Koordinator Program Studi S3 Kajian Budaya FIB Unud dan UPIKS FIB.

Sementara hadir dari ISI Bali, Rektor Prof. Dr. I Wayan Adnyana, S.Sn., M.Sn. Ketua Senat, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama, Direktur Program Pascasarjana Nyoman Dewi Pebryani, beserta jajaran.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Udayana Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D. menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan ISI Bali atas terjalinnya komitmen kerja sama tersebut.
Ia menegaskan bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai bentuk kerja sama lain yang disepakati bersama.

“Universitas Udayana dengan kekuatan multidisiplin ilmu pengetahuan dan teknologi, serta ISI Bali dengan keunggulan di bidang seni, budaya, dan kreativitas, akan menjadi kombinasi yang sangat kuat dalam menghasilkan berbagai program yang berdampak nyata bagi masyarakat Bali maupun Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, kerja sama ini diharapkan dapat diwujudkan melalui berbagai program konkret seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian kolaboratif, pengembangan industri kreatif berbasis budaya lokal, penguatan pengabdian masyarakat, hingga pengembangan inovasi yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya.

Sementara itu, Rektor ISI Bali Prof. Dr. I Wayan Adnyana, S.Sn., M.Sn. dalam sambutannya menegaskan bahwa hubungan antara ISI Bali dan Universitas Udayana memiliki akar sejarah yang panjang.
Ia menyampaikan bahwa Institut Seni Indonesia Bali dibangun atas pondasi sejarah pertalian ASTI dengan Universitas Udayana. Spirit sejarah tersebut menjadi landasan penting dalam penguatan kerja sama kedua institusi saat ini.

“Spirit itulah yang menjadi pondasi kerja sama ini. Banyak akademisi ISI Bali yang menempuh studi doktoral di Universitas Udayana dan kemudian mengembangkan ilmunya di ISI Bali,” ungkapnya.
Secara pragmatis, pihak ISI Bali juga menyampaikan bahwa saat ini mereka mengelola Program Doktor Seni dan Desain yang membutuhkan dukungan tenaga ahli, baik guru besar maupun lektor kepala, khususnya sebagai penguji eksternal dalam ujian tertutup maupun terbuka.

Dalam kesempatan tersebut juga dirangkaikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana dengan Program Pascasarjana ISI Bali yang akan segera direalisasikan melalui berbagai program implementatif.

Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ini, kedua institusi berharap sinergi yang terjalin dapat memperkuat daya saing pendidikan tinggi sekaligus menjaga dan mengembangkan kekayaan seni serta budaya Bali sebagai identitas dan kekuatan peradaban bangsa.