LOADING...
Udayana University

Inkubator Bisnis Universitas Udayana Perkuat Sinergi Kewirausahaan dalam Kuliah Umum HIPMI Bali

Mei 22, 2026 08:31 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

Badung – Inkubator Bisnis (Inbis) Universitas Udayana menghadiri kegiatan Kuliah Umum yang diselenggarakan oleh Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bali pada Selasa, 12 Mei 2026 di Lecture Building Universitas Udayana.

Kegiatan ini mengangkat tema “Bali Bersih, Bali Berdikari: Membangun Ekosistem Bisnis Hijau dari Hilirisasi Sampah” dan menghadirkan narasumber utama Anthony Leong, Calon Ketua Umum BPP HIPMI Masa Bakti 2026–2029. Dalam paparannya yang bertajuk “HIPMI sebagai Penggerak Ekonomi Nasional: Maju Bersama, Berdampak Nyata Menuju Indonesia Maju”, Anthony Leong menekankan pentingnya peran pengusaha muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor.

Kegiatan juga menghadirkan pemateri lainnya, Ricky Nababan, yang turut memberikan perspektif strategis terkait pengembangan kewirausahaan dan peluang bisnis di era ekonomi berkelanjutan.

Rangkaian acara berlangsung dinamis, dimulai dari pembukaan, sesi kuliah umum, diskusi interaktif, hingga business pitching yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempresentasikan ide bisnis mereka. Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan job fair, yang membuka peluang karier serta memperluas jejaring profesional mahasiswa Universitas Udayana dengan berbagai perusahaan dan pelaku industri.

Forum ini menjadi ruang kolaboratif antara akademisi, mahasiswa, dan pelaku usaha muda dalam membahas peluang pengembangan bisnis berbasis ekonomi hijau, khususnya melalui pengelolaan dan hilirisasi sampah sebagai sumber nilai ekonomi baru.

Kehadiran Inbis Universitas Udayana dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan dunia usaha. Inbis Unud turut mendorong pengembangan startup dan usaha berbasis inovasi yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga mampu menjawab tantangan sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.

Selain memperluas jejaring kolaborasi dengan HIPMI Bali dan pelaku industri, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mendorong generasi muda agar lebih adaptif dan visioner dalam melihat isu lingkungan sebagai peluang bisnis kreatif dan inovatif.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan komunitas kewirausahaan semakin erat dalam membangun ekosistem bisnis yang kompetitif, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi masyarakat Bali.