LOADING...
Udayana University

Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini, DWP Unud Kolaborasi dengan YPKI Gelar Penyuluhan ​Kesehatan Bahaya Kanker dan Tumor

Februari 03, 2026 12:55 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

Denpasar – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Udayana bekerja sama dengan Yayasan Pemerhati Kanker Indonesia (YPKI) menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai bahaya kanker dan tumor bertempat di Ruang Aula Gedung Pascasarjana Kampus Sudirman Denpasar, Jumat (30/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Universitas Udayana ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para anggota DWP dan masyarakat kampus terhadap pentingnya deteksi dini.

​Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua DWP Universitas Udayana, Ny. Putu Sari Wahyuni Sudarsana, beserta jajaran pengurus DWP tingkat Pusat dan Fakultas. Dalam sambutannya, Ny. Putu Sari menekankan bahwa kesehatan merupakan aset utama bagi keluarga, sehingga pemahaman mengenai penyakit kritis seperti kanker sangatlah penting.

​Latar belakang kegiatan ini berdasar pada data memprihatinkan dari berbagai rumah sakit di Indonesia yang menunjukkan bahwa rata-rata penderita kanker baru memeriksakan diri saat sudah mencapai stadium lanjut. Hal ini umumnya disebabkan oleh minimnya informasi dan rendahnya tingkat kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dini.

​Hadir sebagai narasumber ahli dari Yayasan Pemerhati Kanker Indonesia, Menifia Sinta, Amd. Keb. Dalam sesi pemaparannya, tim YPKI membedah empat poin krusial, mulai dari faktor risiko kanker, pengenalan gejala awal, pola hidup sehat yang hemat biaya, hingga pemanfaatan tumbuhan berkhasiat di sekitar lingkungan sebagai langkah pencegahan.

​”Kami hadir sebagai bentuk empati dan langkah awal penanggulangan kanker di Indonesia. Melalui program sharing informasi dan edukasi gratis ini, kami berharap Ibu-ibu di DWP Unud bisa menjadi agen informasi bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ujar tim perwakilan YPKI di sela-sela pemaparan materi.
​Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi dalam sesi tanya jawab. Banyak peserta yang berkonsultasi mengenai perbedaan benjolan normal dengan tumor, serta cara menjaga pola makan di tengah gaya hidup modern.

​Kegiatan diakhiri dengan penyerahan plakat penghargaan dari DWP Universitas Udayana kepada Yayasan Pemerhati Kanker Indonesia sebagai simbol apresiasi atas edukasi yang diberikan. Melalui sinergi ini, diharapkan angka keterlambatan penanganan kanker dapat ditekan melalui tindakan deteksi dini yang dimulai dari lingkungan keluarga.