Denpasar – Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) mengunjungi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana dalam rangka Asesmen Lapangan Reakreditasi Program Studi Doktor Kajian Budaya, 29-31 Januari 2026. Adapun Asesor yang hadir yakni Prof. Dr. Sarwiji Suwardi, M.Pd (Universitas Sebelas Maret) dan Dr. Pujiharto, M.Hum (Universitas Gadjah Mada) dan pendamping dari BAN-PT Dyah Astutik.

Dekan FIB Unud Prof. I Nyoman Aryawibawa pada sambutannya mengatakan di Indonesia terdapat 13 Program sejenis dan 6 diantaranya berada di Bali sehingga derajat kompetitifnes program kajian budaya ini sangat ketat. Prodi S3 Kajian Budaya memiliki keunikan tersendiri yang membedakan dengan Prodi sejenis di Indonesia yaitu budaya pusat. Unud memiliki pola ilmiah pokok kebudayaan yang menjadi visi perguruan tinggi, fakultas dan program studi yang tentunya diterjemahkan kedalam kurikulum. Untuk mengantisipasi persaingan yang ketat program studi telah melakukan langkah-langkah strategis untuk keberlangsungan Prodi seperti penyesuaian kurikulum. Kegiatan asesmen dari BAN-PT ini untuk memastikan bahwa kualitas operasional, layanan Tridharma dan 9 kriteria sudah sesuai dengan standar pendidikan tinggi. Melalui kesempatan tersebut Dekan juga mengharapkan masukan dari para Asesor untuk perbaikan pada Prodi S3 Kajian Budaya.

Sementara Rektor Unud Prof. I Ketut Sudarsana menyampaikan akreditasi menjadi sebuah instrumen penting bagi kita sekaligus menjaga keberlanjutan penjaminan mutu yang harus dilaksanakan. Universitas Udayana telah secara rutin menjalankan sistem penjaminan mutu internal, tetapi juga perlu pihak eksternal untuk melihatnya sebagai bentuk pertanggung jawaban kepada masyarakat. Fakultas Ilmu Budaya juga didorong menjadi salah satu ujung tombak dalam pengembangan Universitas Udayana dan program doktor menjadi ujung tombak untuk pengembangan riset kedepan. Rektor berharap S3 Kajian Budaya mampu menghasilkan riset-riset yang mendunia. Untuk pengembangan kajian budaya ini, pihaknya juga mendorong untuk membangun PUI PT yang khusus di kebudayaan. Rektor berharap Prodi S3 Kajian Budaya meraih predikat akreditasi Unggul.

Tim Asesor dalam kesempatan tersebut menyampaikan pihaknya ditugaskan untuk melakukan asesmen lapangan dan sebelumnya telah mencermati dokumen yang telah dikirimkan ke BAN-PT. Pihaknya sangat terbuka jika ada data tambahan yang belum sempat dimasukan kedalam dokumen. Setiap perubahan juga harus dilengkapi dengan bukti-bukti dokumen. Tim Asesor berharap seluruh program studi memiliki kualitas yang bagus yang akan berdampak pada kualitas layanan kepada masyarakat.