Denpasar – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana menyelenggarakan Kegiatan Orientasi Program BIPAS Spring 2026 dengan suasana hangat dan penuh antusiasme dari para mahasiswa internasional, Senin (23/2/2026). Acara ini menjadi penanda dimulainya perjalanan akademik para peserta dalam Bali International Program for Asian Studies (BIPAS), sebuah program internasional unggulan yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Budaya. Hadir dalam kesempatan tersebut pimpinan universitas, jajaran fakultas, pengelola program, mitra internasional, serta para dosen dan mahasiswa baru BIPAS Spring 2026.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unud yang pada kesempatan ini diwakili oleh Ketua UP3M FIB menegaskan posisi strategis fakultas sebagai cikal bakal berdirinya Universitas Udayana sejak tahun 1958. Fakultas yang dahulu dikenal sebagai Fakultas Sastra ini kini menaungi delapan program sarjana dan empat program pascasarjana, termasuk Program Studi Jawa Kuno yang menjadi satu-satunya di Indonesia, bahkan di dunia. Disampaikan pula bahwa BIPAS merupakan salah satu program internasional kebanggaan fakultas yang membuka ruang interaksi akademik lintas budaya dan memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dari berbagai negara.
Ketua Pengelola Program BIPAS dalam laporannya menyampaikan bahwa pada Semester Spring 2026 ini, BIPAS menerima 33 mahasiswa dari berbagai negara di Eropa dan Asia melalui koordinasi yang solid dengan mitra internasional Asia Exchange. Perkuliahan resmi dimulai pada 23 Februari 2026 dan akan berlangsung hingga 12 Juni 2026, dengan total 14 mata kuliah yang ditawarkan, serta satu mata kuliah wajib Bahasa Indonesia. Selain kegiatan perkuliahan di kelas, mahasiswa juga akan mengikuti workshop dan excursion yang menjadi bagian integral dari proses pembelajaran, guna memperdalam pemahaman akademik sekaligus pengalaman kultural di Bali.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Ir. I Nengah Sujaya, M. Agr.Sc., Ph.D., yang hadir mewakili Rektor Universitas Udayana menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para mahasiswa internasional yang memilih BIPAS sebagai destinasi studi mereka. Dalam pidatonya, ditegaskan bahwa Universitas Udayana merupakan salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia bagian timur yang secara konsisten memperkuat infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia demi mencapai pengakuan global. Program-program internasional seperti BIPAS dinilai berada di garis depan dalam membangun jejaring akademik dunia serta memperkuat reputasi universitas di tingkat internasional.

Lebih lanjut, Wakil Rektor menyatakan bahwa universitas berkomitmen untuk memberikan layanan akademik terbaik serta pengalaman belajar yang produktif, berkesan, dan bermakna bagi seluruh mahasiswa. Dukungan tidak hanya datang dari tim BIPAS dan para dosen, tetapi juga dari seluruh sivitas akademika Universitas Udayana. Para mahasiswa didorong untuk tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga mengeksplorasi kekayaan budaya dan tradisi Bali sebagai bagian dari pembelajaran yang holistik.
Kegiatan orientasi ini pun menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi antara Universitas Udayana, Fakultas Ilmu Budaya, dan Asia Exchange, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di antara mahasiswa dari berbagai latar belakang negara. Dengan semangat keterbukaan dan kolaborasi global, BIPAS Spring 2026 diharapkan mampu menghadirkan pengalaman akademik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memperkaya perspektif lintas budaya bagi seluruh pesertanya.