Menikmati Alam Bedugul

Keindahan Pulau Dewata seakan tidak ada habisnya untuk dijelajahi. Hapir disetiap sudut pulau, di sepanjang jalan bahkan di pedalaman desa memberikan nuansa pemandangan alam yang sangat indah. Pesona alam Bali bukan hanya berbicara tentang indahnya pantai dan cantiknya sunset  tapi Bali memiliki cerita lain tentang puncak dataran tinggi yang mempesona. Dataran tinggi Pulau Bali yang sudah terkenal di kalangan wisatawan mancanegara adalah wisata alam Bedugul. Bedugul merupakan salah satu kawasan wisata yang berada di tengah-tengah Pulau Bali. Kawasan yang menjadi jalur penghubung Kota Singaraja (Bali Utara) dan Kota Denpasar (Bali Selatan) memiliki beberapa destinasi wisata yang layak untuk di kunjungi. 

Sebagai kawasan puncak yang berada di jalur utama Bali, Akses jalan menuju bedugul sangat mudah untuk capai. Kawasan ini biasanya dijadikan tempat favorit liburan bersama keluarga yang penat akan keramaian kota. Tidak salah jika pada hari libur, jalur ini bisa menjadi sangat ramai dipenuhi antrean kendaraan yang menuju destinasi wisata disekitar area Bedugul. Suasana udara alam bedugul yang sejuk, pemandangan alam yang indah disepanjang jalan akan membuat perjalanan terasa sangat menyenangkan. 
Sudut perhentian pertama, di lokasi persis berada diatas jalan yang menikung, akan disajikan keindahan alam sisi timur Pulau Bali dari kejauhan. Dari sudut ini, kita bisa melihat puncak Gunung Batur dan Gunung Agung sambil beristirahat meregangkan otot-otot yang kaku selama perjalanan. Kita bisa menghirup kesegaran  udara dan merasakan kesejukan serta ketenangan alam puncak Bedugul. Dari sudut ini  kita bisa mengambi beberapada gambar untuk mengabadikan perjalan kita dengan latarbelakang landscape keagungan gunung merapi di Bali. Sebaiknya tidak berlama-lama berada dilokasi ini, karna masih banyak destinasi wisata yang bisa kita kunjungi di sepanjang jalur bedugul dan udara puncak bisa saja berubah menjadi dingin disertai dengan turunnya kabut, hal ini tentu saja akan menganggu pandangan  dan kondisi perjalanan kita. Sebaiknya waktu berkunjung ke kawasan Bedugul disarankan mulai dari pagi hari hingga selepas siang hari. Pada sore hari kawasan Bedugul biasanya mulai berkabut dan hindari berkunjung di musim penghujan. 
 
Selepas menikmati panorama pegunungan, perjalanan bisa dilanjutkan untuk menikmati keindahan kawasan danau. Dikawasan Bedugul sendiri terdapat tiga panorama danau yang dapat kita nikmati yaitu: Danau Bratan, Danau Buyan dan Danau Tamblingan. Sebelum menuju danau kita akan menjumpai pusat rekreasi Kebun Raya (Eka Karya) Bali dan Pasar tradisional Bedugul. Perjalanan selanjutnya bisa dilanjutkan menuju Danau Beratan. Danau Beratan menjadi tempat favorit yang paling ramai dikunjungi karena berada di pinggir jalur utama dan menyediakan wahana air sebagai sarana rekreasi. Tidak salah jika Danau Beratan merupakan danau yang paling dikenal diatara ketiga danau yang berada di Kawasan Wisata Bedugul.  Di sebela utara danau terdapat Pura berada ditengah danau yang terlihat mengambang ketika air Danau pasang. Pura yang memiliki keunikan ini menjadi daya pikat wisatawan yang berkunjung ke Danau Beratan. Di dalam area kompleks Pura Ulun Danu Beratan, terdapat lima Pura yaitu: Pura Penataran Agung, Pura Dalem Purwa, Pura Taman Beiji, Pura Prajapati dan Pura Lingga Petak. Arsitektur keindahan pura terasa sangat mempesona ketika kabut perlahan turun menyelimuti kompleks pura. Suasana sangat tenang, menyatu dengan alam membuat setiap pengunjung melupakan waktu berkunjung di kompleks pura ini. Didekat kompleks pura di area Danau Beratan terdapat area taman bunga yang tumbuh subur mekar mengembang penuh warna. Jalan-jalan disekitar taman tentu menambah kesegaran perjalanan kita.
 
Melanjutkan perjalanan ke arah utara menuju puncak tertinggi bedugul, kita akan menemui spot foto yang menarik, Gapura Handara Golf and Resort Bali.  Gerbang pintu masuk menuju kawasan golf resort ini merupakan spot foto yang banyak di minati wisatawan lokal maupun manca negara dengan hamparan rumput yang menghijau. Penataan taman yang rapi dan bersih terlihat sangat terawat memenuhi halaman depan gapura. Pemandangan alam yang indah di balik gapura yang megah dibalut dengan kabut tipis menyelimuti wilayah ini menjadikan tempat yang satu ini bagaikan gerbang menuju keindahan. 
 
Perjalanan kita terakhir menjelajah kawasan Bedugul menuju puncak yang berada diatas ketingginan Desa Pancasari – Wanagiri. Selain Danau Beratan dikawasan ini masih terdapat dua danau lagi yang saling berdampingan yaitu Danau Buyan dan Danau Tamblingan. Berbeda halnya dengan Danau Beratan yang masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Tabanan, Danau Buyan dan Danau Tambingan termasuk kedalam daerah administratif Kabupaten Buleleng. Danau Buyan dan Tamblingan memiliki suasana yang lebih sepi dan tenang. Didanau ini masih bisa di temukan aktifitas memancing masyarakat sekitar dan para petani yang  berkebun. Suasana pedesaan yang jauh dari keramaian kota menjadikan tempat ini ideal untuk merasakan suasana alam yang masih sejuk dan segar dengan pohon tropis yang rindang disepanjang jalan setapak. 
 
Setalah lelah menghabiskan waktu mengunjungi Objek Wisata Bedugul, disini kita bisa beristirahat sejenak dengan sambutan hangat kawanan monyet liar yang berbaur dengan pengunjung di pinggir jalan puncak. Kawasan ini sangat mudah dijumpai karna berada di pinggir jalan puncak. Sambil beristrirahat, pengunjung dapat menikmati santapan kuliner seadanya sambil memberi makan kacang pada kawasan moyet ini. Tingkah lucu dan menggemaskan para kawanan monyet tentu akan memberikan nuansa liburan yang lebih terkesan. Menjelajah alam bali tidak cukup mengunjungi eksotisme pantai semata, cobalah untuk melihat dataran tinggi Bali yang masih banyak menyimpan pemandangan alam indah lainnya. Selamat menikmati perjalanan dan selamat berlibur 

Oleh :
Kadek Suar Wibawa