PENGARUH EVA DAN KINERJA KEUANGAN KONVENSIONAL TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN TAMBANG BATUBARA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

TESIS

Abstract

By : Herbet Bastian

Email :

Faculties : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Department : S2 Magister Manajemen

ABSTRAK. Evaluasiataskinerjaperusahaanmutlakdiperlukanbagipengambilankeputusaninvestasi yang optimalbagi para investor. Di antarainstrumenpengukurankinerja yang ada, analisis fundamental menjadisalahsatupilihan yang umumdigunakandalammengevaluasikinerjaperusahaan. Adapunalatanalisatersebutdiantaranyaanalisarasio, analisaproporsional, Du Pont System of Analysis, EVA (Economic Valuae Added). Di sisilain, penggunaananalisarasioberpotensimenimbulkan bias karenatergantungpadametodesertaperlakuanakuntansi, sertatidakmemperhitungkanbiayaatas modal itusendiri. Sehinggaakibatnya investor sulitmengetahuiapakahterciptavalueatas modal yang telahmerekakeluarkanatautidak. KonsepEconomic Value Added (EVA)merupakanalternatifevaluasikinerja yang berupayamengatasikendalapengukuranpenciptaan value bagi para investor. NilaiakhirpengukuranEVAberupanilaiuangdariselisihLabaBersihOperasionalSetelahPajak( Net Operating Profit After Tax) denganBiaya Modal (Cost Of Capital).Denganmetodetersebutmakakomponenbiaya modal dalamperhitunganlabaekonomis yang dihasilkanakanlebihfairdikarenakanmemperhatikansource of fund modal perusahaan. Dalam penelitian ini bermaksud untuk menguji kembali hubungan pengaruhantara Economic Value Added, Current Ratio, ReturnOn Asset, Debt to Equity Ratio, Price Earning Ratio, danSales Growth Ratio terhadap stock return. Konsep EVA yangditerapkanadalahkarenarasioinimenggunakanbiaya modal darisahamdanhutang. SedangkanReturn on Assetyang diterapkanadalahmenggunakanpendekatanDu Pont. Sampel perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 35 perusahaan terbuka Indonesia di sektortambangbatubaraperiode 2010sampaitahun 2014 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX)dan diperoleh 27 perusahaansebagaisampelpenilitan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwasatu metode pengukuran kinerja perusahaan yaitu DER berpengaruh terhadap stock return. Walaupun dalam penelitian ini tidak dapat membuktikan bahwa EVA memiliki hubungan dan pengaruh yang kuat terhadap return saham, bukan berarti EVA merupakan pengukur kinerja perusahaan yang buruk. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tidak adanya hubungan antara EVA dengan return saham adalahadanya keterbatasan data dalam penelitian, kondisi ekonomi, serta politik negara, adanya rumor atau isu-isu di pasar, dan faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap perusahaan seperti karakteristik industri dimana perusahaan tersebut beroperasi.

Keyword : ReturnSaham, ROA, CR, , DER, PER, EVA, Sales Growth

Download : File 1 File 2 File 3