UNIVERSITAS UDAYANA DAN KONJEN P.R. CHINA SELENGGARAKAN CICF

Universitas Udayana bekerjasama dengan Konsul Jendral People's Republic of China (PRC) menyelenggarakan The 1st China-Indonesia Cross-Cultural Forum (CICF), Selasa (22/1) di Ruang Nusantara Gedung Agrokompleks Kampus Sudirman Denpasar. Pelaksanaan CICF ini merupakan tindaklanjut atas penandatanganan MoU antara Unud dengan Konjen P.R. China Denpasar. Melalui kerjasama ini diharapkan dapat diselenggarakan berbagai kegiatan baik di bidang pendidikan maupun budaya dan bidang-bidang lainnya.  Hal lain yang juga diharapkan melalui kerjasama Universitas Udayana dengan pemerintah China adalah dalam mewujudkan Chinese Tourism Confusius Institute (CTCI) di Universitas Udayana.

Forum yang dihadiri Konjen PRC, Konjen Swiss, Konjen Italia, Dekan F. Pariwisata, Direktur Center for International Program, Ketua CTTC Unud, Dosen dan mahasiswa ini menghadirkan narasumber Prof. Zhao Baisheng yang merupakan Ketua The Institute of World Literature, School of Foreign Language Peking University, dan juga pembicara dari Universitas Udayana yaitu Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M. Litt, Ngurah Paramartha. Forum ini dilaksanakan dalam dua sesi, untuk sesi pertama adalah The 1st China-Indonesia Cross-Culture Forum (CICF), dan dilanjutkan dengan sesi kedua, yaitu Workshop On Asian Literature as World Literature. Penyelenggaraan CICF ini sangat penting artinya mengingat hubungan adanya Diplomasi Kebudayaan Antara Budaya China dengan Budaya Indonesia khususnya Bali yang sudah berumur ribuan tahun yang melahirkan akulturasi budaya China-Bali.

Rektor Unud, Prof. A.A Raka Sudewi dalam sambutannya berharap melalui forum ini bisa meningkatkan pemahaman budaya, mempererat kerjasama di bidang pendidikan, pertukaran mahasiswa dan dosen, internship program, kerjasama penelitian (research collaboration), seminar internasional dan lain-lain, sehingga bisa mempererat persahabatan antara Indonesia-China. (HM)