Program Green Hotel Denpasar 2017: Segera! Verifikasi dari Performa

Program Green Hotel Denpasar 2017: Segera! Verifikasi dari Performa

Anak Agung Gde Raka Dalem

Program Green Hotel Apakah itu?

Green Hotel di Indonesia adalah program nasional yang didukung oleh pemerintah pusat.  Agung Suryawan Wiranatha, kepala Pusat Penelitian Kebudayaan dan Pariwisata di Universitas, berkata bahwa program Green Hotel di Indonesia telah diadakan sejak tahun 2010.

Secara nasional, program Green Hotel memiliki 13 kriteria, sebagai berikut: (1) kebijakan dan pengorganisasian tim hijau; (2) pengelolaan tapak ramah lingkungan; (3) penggunaan bahan baku dan produk ramah lingkungan serta muatan lokal; (4) efisiensi energi dan pengelolaan konservasi; (5) pengelolaan efisiensi dan konservasi air; (6) pengelolaan kualitas udara, indoor dan outdoor (di dalam dan di luar gedung); (7) pengelolaan limbah padat dan limbah cair; (8) pengelolaan lahan disekitar bangunan; (9) polusi dan kebisingan; (10) penyimpanan bahan kimia dan manajemen bahan berbahaya; (11) kolaborasi dengan masyarakat dan organisasi lokal; (12) upaya menjaga budaya lokal dan konservasi keanekaragaman hayati; (13) pengembangan kapasitas sumber daya manusia dengan meningkatkan kesadaran karyawan dan tamu terhadap hotel ramah lingkungan.
Kriteria ini kemudian terbilang menjadi aspek dan elemen tindakan. Ada 145 poin tindakan yang tersedia untuk kriteria nasional untuk Green Hotel. Tiga puluh satu (31) poin lebih ditambahkan ke kriteria nasional sebagai data tambahan dalam kriteria evaluasi untuk Green Hotel kota Denpasar tahun ini. Data tambahan yang dikumpulkan terutama mencakup hal-hal yang berkaitan dengan informasi umum tentang hotel (nama hotel, alamat, data pribadi yang dapat dihubungi pada program Green Hotel, dll.), data keanekaragaman hayati, budaya, serta data lainnya, dengan mempertimbangkan pentingnya evaluasi Green Hotel.
Semua data kemudian dapat dimasukkan dan dihitung dalam format berkas MS Excel, dengan memasukkan poin nilai self assessment (0, 1, atau 2) peserta akan mendapatkan tanda akhir secara otomatis dalam beberapa detik. Prestasi akan diklasifikasikan ke dalam "A" ketika skor akhir yang diperoleh paling sedikit 80, "B" ketika skor akhir diperoleh antara 50 dan 79, dan "C" atau saat skor pencapaian maksimum adalah 49 (lihat halaman 49).

Green Hotel di Denpasar - Tahun Lalu
Panitia untuk Green Hotel yang didirikan oleh Dinas Pariwisata Kota Denpasar (Bali) telah mulai untuk menyebarluaskan dan menerapkan program Green Hotel sejak 2016, meskipun penilaian hotel di Bali dilakukan oleh komite Green Hotel nasional yang telah dimulai sejak 2010. Pada tahun 2016, 60 hotel di Denpasar dipilih oleh bupati kota untuk mengikuti diseminasi program Green Hotel, namun hanya 48 yang siap mengikuti program tersebut. Beberapa tidak bergabung karena beberapa alasan, seperti karena hotel sedang dalam renovasi. Meskipun mereka dinilai sampai mendapatkan tanda akhir dan klasifikasi prestasi (A, B, atau C) telah dibuat, hotel-hotel yang telah berpartisipasi dalam program tersebut diberi sertifikat appresiasi atau penghargaan hanya tanpa tanda atau tingkat pencapaian pada mereka.

Green Hotel di Denpasar Tahun Ini
Tahun ini, Kota Denpasar juga menjalankan program green hotel. Program dibagi menjadi dua kegiatan: (1) diseminasi program dimana 60 hotel diundang, dan (2) evaluasi dengan audit di tempat, dimana 30 hotel akan dievaluasi atau dinilai. 60 hotel adalah peserta "baru". Mereka adalah orang-orang yang tidak diberi kesempatan untuk melakukan penyebaran bersama tahun lalu. Sedangkan 30 hotel yang akan dievaluasi atau dinilai tahun ini dipilih dari 48 hotel yang disebarluaskan bersama tahun lalu.
Penyebarluasan telah dilakukan pada tanggal 20 Juli 2017, sementara penilaian akan dilakukan pada bulan September 2017. Koordinator tim hijau dari setiap peserta yang telah mendapat diseminasi diharapkan untuk mengisi formulir Daftar Penilaian Sisa (Self Assessment Checklist / SAC) dan mengirimkan formulir terisi ke Bali Travel News (BTN) sesudahnya, pada tanggal 20 Juli 2017. Banyak peserta belum mengirimkan formulir yang terisi. BTN bersama Dinas Pariwisata Denpasar saat anggota panitia masih menunggu pengajuan SAC.


Untuk evaluasi, 30 peserta yang dipilih oleh pemerintah telah dikirim melalui email dengan formulir data penilaian diri dan formulir permintaan data tambahan. File lain yang dikirim melalui email kepada peserta adalah file yang menjelaskan bagaimana menghitung poin akhir penilaian atau kinerja diri. "Mereka diminta untuk menyerahkan daftar periksa self assessment (SAC) yang telah diisi pada 18 Agustus 2017", kata Ibu Wayan Gandem, komite green hotel Denpasar. Sebagai tim evaluasi hijau (audit), saya mengingatkan panitia untuk menghubungi para peserta untuk memastikan mereka menyerahkan daftar periksa penilaian diri yang terisi penuh, jika tidak, penilai hotel atau auditor hotel hijau akan memerlukan lebih banyak waktu untuk mengevaluasi kinerja hotel di lokasi.
Mari dukung program Green Hotel Denpasar! Dengan mendukung program Green Hotel ini, kami juga akan mendukung program "Bali Clean and Green"!

** Segala tanggung jawab terhadap isi dari tulisan ini ada pada penulis
Share Suara Pakar: