Perkuat Internasionalisasi, Pascasarjana Unud Bersama Gochar Educational and Welfare Society Gelar Konferensi Internasional

Denpasar (27/11), bertempat di Ruang Aula Gedung Pascasarjana Universitas Udayana (Unud) telah berlangsung acara konferensi internasional buah kerjasama antara Pascasarjana Universitas Udayana (Unud), Universitas Sam Ratulangi dan Gochar Educational and Welfare Society, India serta beberapa universitas maupun instansi lainnya. Berkesempatan hadir pada kegiatan ini diantaranya adalah Rektor Universitas Udayana, Rektor Universitas Sam Ratulangi, Presiden Gochar Educational and Welfare Society, Rektor beberapa universitas di India, para Keynote Speaker serta dihadiri oleh hampir seratus peserta.




Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini mengambil tema “Natural Resource Management and Sustainability”. Mengingat pentingnya isu-isu mengenai keberlanjutan, sehingga diputuskan untuk mengangkat tema tersebut disertai harapan untuk dapat menambah wawasan serta memicu diskusi-diskusi untuk perkembangan penelitian bersama kedepannya. Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirangkai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Udayana dengan beberapa Universitas yang hadir pada konferensi internasional ini. 


        Dalam sambutannya, Direktur Pascasarjana Unud, Prof. Dr. Ir. I Wayan Budiasa, SP., MP., IPU, ASEAN Eng, mengatakan bahwa sangat mengapresiasi kegiatan konferensi internasional ini sebagai wujud implementasi kerjasama internasional yang terjalin sebelumnya. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan konferensi ini sebagai wujud implementasi kerjasama antara Unud dengan Gochar Educational and Welfare society. Disamping untuk meningkatkan capaian kerjasama internasional yang telah ditargetkan, tema yang diangkat merupakan tema yang sangat penting untuk didalami saat ini,” ucapnya. Prof. Budiasa menambahkan bahwa ia sangat yakin konferensi ini akan mempertemukan para ilmuwan, akademisi, pengusaha dan pembuat kebijakan untuk mencari solusi yang terkini guna mencapai tujuan bersama untuk menghadapi tantangan dunia kedepannya.


       

Disebutkan pula oleh Prof. Budiasa, konferensi ini tidak hanya memberikan wadah untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga menekankan tujuan utama, yaitu memperkuat profesionalisme para peneliti. Keikutsertaan dalam konferensi ini diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi para peneliti dalam mengembangkan jaringan profesional mereka dengan individu yang relevan. Dengan demikian, konferensi ini dianggap sebagai kesempatan emas untuk memperkuat basis pengetahuan peserta dan menjadikan langkah awal penting dalam meningkatkan karier riset mereka.


        Prof. Budiasa juga menyoroti bahwa melalui partisipasi dalam konferensi, para peneliti dapat memanfaatkan platform yang menghubungkan mereka dengan sesama profesional, akademisi, dan mitra riset dari berbagai belahan dunia. Dengan membangun jaringan ini, peneliti tidak hanya dapat memperluas wawasan mereka, tetapi juga meningkatkan peluang untuk mencapai tujuan akademis yang diinginkan. (bmp)