Jimbaran – Program Studi Magister (S2) Ilmu Peternakan Universitas Udayana (Unud) menjalani Asesmen Lapangan dalam rangka akreditasi oleh LAM PTIP (Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian), Jumat (9/10/2026), bertempat di Fakultas Peternakan Unud, Jimbaran. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu akademik, penguatan riset berbasis potensi lokal Bali, serta pengembangan inovasi di bidang peternakan.Wakil

Rektor Bidang Akademik Unud, Prof. Ir. I Nengah Sujaya, M.Agr.Sc., Ph.D., membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, Prof. Sujaya menekankan pentingnya pengembangan riset yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pemanfaatan komoditas unggulan lokal Bali, seperti Sapi Bali, Kambing Gembrong, Babi Bali, dan Itik Bali.
“Pengembangan keilmuan di Fakultas Peternakan Unud sudah sangat mantap dengan ketersediaan jenjang pendidikan S1, S2, hingga S3 yang seluruhnya telah terakreditasi Unggul. Kami berharap riset-riset di program magister ini dapat dihilirisasikan untuk mendukung sektor pariwisata Bali, seperti pengembangan olahan pangan berbasis komoditas lokal hingga produk perawatan spa berbahan goat milk, sekaligus memperkuat ketahanan pangan,” ujar Prof. Sujaya.

Prof. Sujaya, menambahkan bahwa Unud terus mendorong pengembangan program percepatan pendidikan (fast track) dari jenjang sarjana ke magister sebagai salah satu upaya menyiapkan peneliti muda yang mampu menghasilkan riset inovatif dan berkelanjutan.

Asesmen lapangan dilaksanakan oleh tim asesor LAM-PTIP yang terdiri atas Prof. Dr. Ir. Ismoyowati, M.P., IPU., ASEAN Eng., dari Universitas Jenderal Soedirman dan Prof. Muhammad Ali, S.Pt., M.Si., Ph.D., dari Universitas Mataram. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi dan klarifikasi terhadap dokumen Laporan Evaluasi Diri (LED) serta Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) sebagai bagian dari proses penilaian mutu program studi.

Dalam sambutannya, Prof. Ismoyowati mengapresiasi pengembangan keilmuan di Fakultas Peternakan Unud serta menekankan pentingnya kolaborasi dalam peningkatan mutu pendidikan.
“Asesmen lapangan ini merupakan kesempatan untuk berkolaborasi dan berbagi pengalaman dalam meningkatkan mutu tata kelola serta kurikulum. Sektor peternakan memegang peranan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan, yang juga menjadi bagian dari pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),” ungkap Prof. Ismoyowati.
Kegiatan ini turut dihadiri Dekan Fakultas Peternakan Unud, Dr. Ir. Dewi Ayu Warmadewi, S.Pt., M.Si., IPM., ASEAN Eng., para wakil dekan, Ketua LP3M Unud, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, mitra industri PT Charoen Pokphand Bali, perwakilan asosiasi peternak, alumni, serta sivitas akademika Fakultas Peternakan Unud.
Melalui asesmen lapangan ini, Unud diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, memperkuat tata kelola program studi, serta mendorong lahirnya riset dan inovasi peternakan berbasis potensi lokal yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.