LOADING...
Udayana University

Unud Dorong Kolaborasi Riset Internasional Bidang Real Estate dan Lingkungan Binaan

Oktober 09, 2026 10:15 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

Program Studi Sarjana Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan 11th Conference of Interdisciplinary Research on Real Estate. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (8/10/2026) di Bali Sindhu Beach Hotel Sanur dengan tema Menjembatani Warisan Budaya dan Masa Depan: Solusi Kolaboratif untuk Komunitas yang Tangguh dan Layak Huni.

Ketua Panitia Visaca Dr. Ratih Salain mengatakan, kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Institute of Real Estate Studies, Universitas Sains dan Teknologi Norwegia, dan Universitas Udayana. Tujuannya untuk menciptakan forum lintas disiplin yang menghubungkan penelitian, praktik profesional, dan kebijakan. Ia menambahkan, sebanyak 45 pemakalah hadir dalam kegiatan ini untuk mempresentasikan makalahnya pada sesi paralel.

“Kami berharap pertukaran ide hari ini dapat menginspirasi kemitraan yang berkelanjutan serta berkontribusi pada bidang arsitektur, perumahan, real estate, dan lingkungan binaan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan mendukung kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Panitia CIRRE Prof. Bojan Grum mengatakan, bersama dengan VISAKA dan Universitas Udayana, konferensi ini menghubungkan penelitian real estate dengan arsitektur, budaya, pariwisata, dan penataan ruang kota. Ia menegaskan, CIRRE mempersatukan para peneliti dari berbagai bidang, seperti teknik, arsitektur, real estate, perencanaan, bisnis, psikologi, dan studi sosial.

“Kami percaya bahwa organisasi multikultural seperti ini dapat memperluas wawasan kita dan memajukan penelitian-penelitian kita,” jelasnya.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Universitas Udayana Prof. Ir. I Nengah Sujaya, M.Agr.Sc., Ph.D menjelaskan, kolaborasi internasional ini merupakan kesempatan bagi Universitas Udayana untuk menunjukkan pengetahuan lokal dan pengetahuan global dapat saling melengkapi. Ia berharap, diskusi dan penelitian yang dipresentasikan melalui konferensi ini tidak hanya berhenti pada publikasi akademis, namun dapat mejadi rekomendasi dan berdampak bagi masyarakat.

“Hasil penelitian harus berkontribusi pada praktik profesional, pembuatan kebijakan berbasis bukti, kolaborasi penelitian baru, dan pada akhirnya bagi kesejahteraan masyarakat. Konferensi ini semoga dapat menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas tinggi, rekomendasi kebijakan yang praktis, dan jaringan kolaborasi jangka panjang antara lembaga-lembaga di Asia Tenggara dan Eropa,” ucapnya.

Pada kegiatan ini turut dilakanakan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara CIRRE dan Fakultas Teknik Universitas Udayana. Penandatanganan naskah ini sebagai tanda jalinan kerjasama antara kedua institusi.