DENPASAR — Universitas Udayana (Unud) terus memperkuat kapasitas komunikasi publik di era digital melalui Workshop Digital Communication bertajuk “Strategi Membangun Reputasi dan Citra Institusi di Era Konvergensi Media” yang digelar di Aula Pascasarjana, Kampus Sudirman Denpasar, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis Unud dalam membangun ekosistem komunikasi yang profesional, adaptif, dan terintegrasi, terutama setelah bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH). Dalam konteks tersebut, komunikasi publik tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi menjadi instrumen penting dalam membangun kepercayaan, memperkuat reputasi, dan menunjukkan kinerja serta dampak perguruan tinggi kepada masyarakat.

Workshop dibuka oleh Staff Ahli Rektor Bidang Komunikasi Publik Universitas Udayana, Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa reputasi merupakan salah satu aset penting bagi institusi, sehingga perlu dibangun secara konsisten melalui komunikasi yang strategis dan berkualitas.
“Reputasi institusi tidak dibangun dalam satu atau dua hari. Reputasi dibangun dari apa yang kita kerjakan, bagaimana kita menyampaikannya, dan bagaimana publik menerima serta mempersepsikannya. Karena itu, komunikasi menjadi bagian yang sangat penting dalam membangun kepercayaan terhadap institusi,” ujar Prof. Adiatmika.
Ia juga menekankan bahwa pengelolaan komunikasi di era digital membutuhkan kemampuan yang lebih luas. Setiap unit di lingkungan Unud tidak hanya dituntut menghasilkan informasi, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi konten yang memiliki nilai, relevan dengan kebutuhan publik, serta mampu memperlihatkan kontribusi nyata universitas.
“Pengelolaan komunikasi tidak lagi hanya menyampaikan informasi, tetapi juga dituntut memiliki keterampilan merancang strategi komunikasi. Salah satunya melalui pembuatan konten, storytelling, produksi foto dan video, hingga optimalisasi berbagai platform digital,” jelasnya.
Menurut Prof. Adiatmika, keberhasilan komunikasi institusi merupakan tanggung jawab bersama. Pengelola media dan komunikasi di fakultas, biro, maupun unit kerja menjadi bagian dari wajah Universitas Udayana yang berinteraksi langsung dengan publik melalui berbagai kanal digital.
Karena itu, penguatan kapasitas komunikasi di tingkat unit menjadi penting agar pesan yang disampaikan tetap selaras dengan identitas institusi, sekaligus mampu mengangkat berbagai capaian, inovasi, dan kontribusi Unud kepada masyarakat.

Kegiatan diikuti staf Humas, pengelola media, serta perwakilan unit, dan fakultas di lingkungan Unud. Peserta mendapatkan pembekalan konseptual sekaligus praktik yang dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan kanal komunikasi masing-masing.

Workshop menghadirkan dua praktisi media dan komunikasi sebagai narasumber. Arief Priyono membawakan materi mengenai strategi komunikasi digital, pengolahan narasi melalui storytelling, serta pengembangan konten digital. Sementara itu, Mamuk Ismuntoro memberikan pemahaman mengenai produksi media visual, khususnya foto dan video, serta manajemen konvergensi media untuk memperkuat reputasi lembaga.
Tidak berhenti pada pelatihan, kegiatan ini dirancang berbasis luaran (outcome-based) sehingga peserta dituntut mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh pada kanal komunikasi unit masing-masing.
Sebagai tindak lanjut, Unud akan melakukan evaluasi terhadap kualitas pengelolaan website fakultas dan unit. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis Universitas Udayana, dengan penghargaan bagi tiga website fakultas/unit terbaik.
Evaluasi ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kualitas komunikasi digital secara berkelanjutan, mulai dari kualitas informasi, tampilan, konsistensi publikasi, kreativitas konten, hingga kemudahan akses informasi bagi masyarakat.

Melalui penguatan kompetensi dan evaluasi yang berkelanjutan, Universitas Udayana mendorong terbentuknya ekosistem komunikasi yang semakin terintegrasi di seluruh lingkungan kampus. Setiap unit diharapkan mampu menjadi bagian aktif dalam menyampaikan berbagai capaian dan dampak universitas kepada publik.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Universitas Udayana sebagai PTN-BH untuk menghadirkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, transparan, adaptif, dan berorientasi pada dampak. Dengan komunikasi yang kuat, konsisten, dan berbasis pada kinerja nyata, Unud optimistis dapat terus membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat reputasinya di tingkat nasional maupun global.