LOADING...
Udayana University

Universitas Udayana Tingkatkan Kompetensi Komunikasi Publik melalui Workshop Fotografi Jurnalistik

September 16, 2026 16:11 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

Denpasar– Universitas Udayana (Unud) terus memperkuat kualitas komunikasi publik sebagai bagian dari upaya membangun reputasi dan kepercayaan masyarakat. Langkah tersebut diwujudkan melalui Workshop Fotografi Jurnalistik yang dilaksanakan pada Hari Senin (14/9/2026) bertempat di Aula Pascasarjana, Kampus Unud Denpasar, Bali.

Kegiatan ini membekali pengelola kehumasan dengan kemampuan menghasilkan narasi visual yang informatif, kredibel, dan menarik untuk memperkuat penyampaian informasi serta eksistensi Unud di ruang digital dan upaya upaya memperkuat kapasitas pengelola komunikasi dan informasi di lingkungan Unud, khususnya dalam menghasilkan konten visual yang informatif, kredibel, dan relevan bagi publik.

Workshop dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Universitas Udayana, Agoes Hadi Birawan. Kegiatan menghadirkan narasumber dari Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI), Derik Saiful Saefulloh dan Diki Meiga Umbara, serta diikuti oleh perwakilan pengelola kehumasan di lingkungan Universitas Udayana. Turut hadir Ketua UKP Dewi Pascarani dan Koordinator Humas Eka Lestari.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala BAKH, Agoes Hadi Birawan menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pengelola informasi sebagai bagian dari penguatan komunikasi publik Universitas Udayana.

“Bapak dan Ibu inilah yang nantinya akan menjadi ujung tombak di Universitas Udayana agar ke depannya pengelolaan media, baik media sosial maupun website resmi, bisa menjadi jauh lebih baik,” ujar Agoes.

Menurutnya, pengelolaan media universitas tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun citra dan reputasi institusi. Karena itu, kemampuan mengemas informasi secara menarik, akurat, dan bertanggung jawab menjadi kebutuhan yang semakin penting di tengah perkembangan komunikasi digital.

Workshop kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi bertajuk “Bicara Lewat Foto: Seni Storytelling Jurnalistik”. Peserta dibekali pemahaman mengenai fotografi jurnalistik sebagai medium penyampaian informasi yang mampu menghadirkan fakta sekaligus membangun cerita melalui kekuatan visual.

Narasumber menjelaskan bahwa foto jurnalistik tidak hanya mengutamakan aspek estetika, tetapi juga harus memiliki nilai informasi, autentisitas, aktualitas, serta mampu merepresentasikan suatu peristiwa secara objektif. Setiap foto juga perlu didukung dengan caption yang informatif agar konteks peristiwa dapat dipahami secara utuh oleh publik.

Selain pemahaman mengenai storytelling visual, peserta memperoleh materi teknis fotografi, mulai dari komposisi dan angle, penerapan rule of thirds, hingga pemahaman segitiga eksposur yang mencakup aperture, shutter speed, dan ISO.

Aspek etika dan keaslian dalam fotografi jurnalistik turut menjadi perhatian. Peserta diingatkan untuk menjaga integritas informasi, menghormati privasi subjek, serta menghindari manipulasi digital yang dapat mengubah makna atau fakta dari suatu peristiwa.

Melalui kegiatan ini, Universitas Udayana mendorong pengelola komunikasi di lingkungan universitas untuk semakin profesional dalam mengolah informasi dan narasi visual. Penguatan kapasitas tersebut diharapkan dapat mendukung penyajian informasi publik yang kredibel, informatif, dan menarik, sekaligus memperkuat kehadiran Universitas Udayana di ruang komunikasi digital.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Udayana untuk menghadirkan komunikasi publik yang semakin adaptif dan berdampak, sejalan dengan semangat Kampus Berdampak dalam memastikan setiap informasi dan karya sivitas akademika dapat tersampaikan secara optimal kepada masyarakat.