LOADING...
Udayana University

Udayana Memanen 2026, Perkuat Hilirisasi dan Pengembangan Produk Pangan

September 16, 2026 15:52 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

DENPASAR – Fakultas Pertanian Universitas Udayana (Unud) kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung kemandirian pangan serta penguatan tridharma perguruan tinggi melalui kegiatan “Udayana Memanen”. Acara yang berlangsung di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Unud, Pegok, Sesetan, pada Jumat (11/9/2026) ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Universitas Udayana, civitas akademika, serta para mitra strategis. Acara ditandai dengan prosesi penanaman dan panen bersama, serta peninjauan pameran produk inovasi pertanian.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana, I Putu Sudiarta, S.P., M.Si., Ph.D. memaparkan berbagai pencapaian strategis fakultas, di antaranya komitmen penuh dalam mendukung status Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH). Selain aspek akademik, fakultas juga mencatatkan kinerja positif dalam hal kerja sama. Fakultas juga memperluas jejaring internasional melalui program internship mahasiswa dari berbagai negara.

Fakultas Pertanian Unud fokus pada hilirisasi produk pertanian, termasuk pengembangan produk turunan seperti jebag, pupuk, serta biopestisida hortikultura dan minyak serai. Langkah strategis lainnya meliputi rencana pembangunan fasilitas plant hospital (rumah sakit tanaman) serta School Garden di Kebun Percobaan Pegok guna sarana edukasi bagi pelajar. Penguatan sinergi dengan berbagai mitra strategis, termasuk penyediaan benih unggul seperti bawang putih dan cabai, terus digalakkan guna membantu mengatasi tantangan ketersediaan benih di Bali.

Sementara itu, Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, ST.,Ph.D berharap Fakultas Pertanian terus berkembang serta mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian, pangan, lingkungan, dan perubahan iklim. Rektor juga menekankan pentingnya peran Fakultas Pertanian dalam mendukung transformasi Universitas Udayana dari Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH). Menurutnya, perubahan tersebut bukan sekadar perubahan status, melainkan perubahan tata kelola yang memberikan keleluasaan lebih besar kepada universitas untuk merespons kebutuhan masyarakat dan dunia industri secara cepat dan tepat. Rektor mengingatkan pentingnya mendokumentasikan serta mengelola hasil penelitian dan inovasi secara kelembagaan. Universitas Udayana diharapkan menjadi Center of Knowledge , yaitu pusat pengetahuan yang menjadi rujukan masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha ketika membutuhkan informasi maupun solusi ilmiah.

Melalui “Udayana Memanen”, Fakultas Pertanian Universitas Udayana menegaskan komitmennya untuk terus menanam gagasan, memelihara inovasi, memperkuat kolaborasi, dan menghasilkan karya yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.