JIMBARAN – Universitas Udayana (Unud) membuka peluang kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Wakatobi dalam mendukung pengembangan kepariwisataan di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Wakatobi. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan destinasi berbasis riset, keberlanjutan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat dan ekonomi lokal.
Penjajakan kerja sama tersebut berlangsung dalam pertemuan antara jajaran Pemerintah Kabupaten Wakatobi dan Universitas Udayana di Gedung Rektorat Kampus Jimbaran, Senin (24/8/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membuka ruang kolaborasi pada bidang penelitian, perencanaan, pengembangan destinasi, serta penguatan tata kelola kepariwisataan. Kerja sama tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan potensi Wakatobi sebagai destinasi wisata bahari melalui pendekatan berbasis pengetahuan dan kajian ilmiah.
Bupati Wakatobi, H. Haliana, S.E., memimpin langsung rombongan Pemerintah Kabupaten Wakatobi yang turut didampingi Kepala Dinas Pariwisata Wakatobi, La Tarima, S.Si., M.Si., Asisten II, Kepala Bagian Protokoler, Kepala Bagian Umum, serta jajaran terkait lainnya.
Sementara dari Universitas Udayana, pertemuan dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Informasi, Prof. Dr. Eng. Ir. Made Sucipta, S.T., M.T., IPM., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Prof. Dr. drh. I Nyoman Suartha, M.Si., serta Ketua Pusat Unggulan Pariwisata (PUPAR) Universitas Udayana, Prof. Ir. A. A. P. Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., Ph.D., bersama para peneliti PUPAR.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang pemanfaatan kapasitas akademik dan pengalaman Universitas Udayana dalam mendukung perencanaan serta pengembangan pariwisata Wakatobi. Sebagai destinasi wisata bahari yang memiliki kekayaan ekosistem pesisir dan laut, Wakatobi memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui model pengelolaan yang menyeimbangkan aspek ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Wakatobi, H. Haliana, menyampaikan bahwa kekuatan Wakatobi sebagai destinasi wisata bahari perlu terus dikembangkan dengan tetap memperhatikan konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
“Wakatobi memiliki karakter kuat sebagai destinasi wisata bahari yang didukung oleh kekayaan ekosistem pesisir dan laut,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, pengembangan destinasi diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta menjaga keberlanjutan sumber daya alam.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Informasi Universitas Udayana, Prof. Made Sucipta, menyampaikan bahwa keberadaan Pusat Unggulan Pariwisata Universitas Udayana dapat menjadi salah satu kekuatan dalam membangun kolaborasi akademik dan profesional bersama Pemerintah Kabupaten Wakatobi.
“PUPAR Universitas Udayana menjadi salah satu bagian penting dalam membuka peluang kolaborasi akademik dan profesional dengan Pemerintah Kabupaten Wakatobi,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama dapat dikembangkan dalam sejumlah bidang strategis, seperti kajian dan perencanaan pariwisata, pengembangan destinasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan tata kelola pariwisata berkelanjutan.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi tersebut diharapkan dapat menghasilkan kebijakan dan program yang semakin berbasis data, kajian ilmiah, serta selaras dengan karakteristik dan kebutuhan daerah.
“Penjajakan kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi dapat berkembang menjadi berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kepariwisataan Wakatobi,” tambah Prof. Made Sucipta.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Wakatobi juga menyampaikan harapannya agar kerja sama dengan Universitas Udayana dapat memperkuat pengembangan kepariwisataan daerah, khususnya dari aspek pengetahuan, perencanaan, dan pengembangan destinasi.
Ke depan, hasil penjajakan ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui penyusunan kerangka kerja sama dan program kolaboratif yang lebih konkret serta terukur. Sinergi antara Universitas Udayana dan Pemerintah Kabupaten Wakatobi diharapkan mampu mendorong pengembangan pariwisata yang berkelanjutan sekaligus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Wakatobi.