Denpasar – Universitas Udayana melalui Biro Kemahasiswaan terus mematangkan persiapan mahasiswa menuju PIMNAS dengan melaksanakan pendampingan dan persiapan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) lolos pendanaan menuju Penilaian Kemajuan Pelaksanaan Program (PKP2) Tahun 2026 dengan menghadirkan narasumber Prof. Andi Dian Permana, S.Si., M.Si., Ph.D., Apt. dari Universitas Hasanuddin. Pendampingan berlangsung di Ruang Senat Gedung Agrokompleks Kampus Sudirman Denpasar, Minggu (30/8/2026).
Ketua Unit Penalaran dan Kreativitas Dr. Ir. Wayan Nata Septiadi, ST.,MT menyampaikan terdapat lima tim yang lolos pendanaan dan kelimanya diharapkan bisa mempersiapkan diri lebih optimal dengan bimbingan dari narasumber. Pengalaman narasumber sudah cukup banyak serta pernah membimbing sendiri 10 tim sekaligus dan semuanya meraih medali.
“Mudah-mudahan dengan kehadiran beliau untuk memberikan masukan, kemudian membedah apa yang menjadi kekurangan dari adik-adik, kita bisa lebih optimal sehingga di tahun ini kita bisa bangkit kembali, tidak lagi sebagai penonton di kegiatan PIMNAS,” ujarnya.

Sementara Plt. Kepala Biro Kemahasiswaan Dr. Drs. I Wayan Santiyasa, M.Si dalam sambutannya meminta tim yang lolos agar serius menyiapkan diri dan kepercayaan dari Belmawa melalui pendanaan agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Lebih lanjut disampaikan bahwa yang paling utama adalah konteks keilmiahannya. Proposing data harus jelas di situ, metode harus jelas di situ. Karena keilmuan tidak bisa lepas dari data, tidak bisa lepas dari metode.
“Harapan kami di tahun ini, di samping bisa terlewati di PKP dan bisa lolos ke PIMNAS, juga kami berharap ada tim nantinya yang bisa naik panggung untuk mendapatkan penghargaan, yang bisa kami bawa kembali ke Udayana,” ujarnya.
Pihaknya juga berharap dengan kehadiran narasumber dapat mengobarkan semangat tim. Disamping itu juga telah disiapkan strategi akan mereview kembali setelah pendampingan dan menindaklanjuti hasilnya sehingga bisa mengibarkan bendera Unud pada ajang PIMNAS.

Narasumber Prof. Andi Dian Permana dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa dalam pendampingan ini tidak hanya akan fokus pada substansi saja tetapi juga melihat potensi yang ada di setiap anggota tim karena targetnya adalah ke PIMNAS. Kita akan maju dengan tim yang serius dan mengganti ataupun mengeluarkan anggota tim yang tidak memiliki komitmen, asalkan jumlah minimal terpenuhi.
Melalui pendampingan yang intensif dan evaluasi berkelanjutan, Universitas Udayana menargetkan lima tim yang lolos pendanaan PKM Tahun 2026 mampu menunjukkan perkembangan terbaik pada tahapan PKP2. Lebih dari sekadar lolos, kelima tim diharapkan dapat melanjutkan perjuangan menuju PIMNAS dan mengukir prestasi yang membanggakan bagi Universitas Udayana.