Badung– Semangat mewujudkan Kampus Berdampak kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) melalui kegiatan Mangrove Binaan 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB Unud di kawasan konservasi Wana Segara Kertih, Kedonganan, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan keberlanjutan.
Program yang berada di bawah naungan Divisi III Bidang Pengabdian Masyarakat BEM FEB Unud ini melibatkan 183 mahasiswa FEB Unud angkatan 2022, 2023, dan 2024 serta mendapat dukungan dari para dosen. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Komunitas Mangrove Ranger dan pengelola Eco Mangrove Wana Segara Kertih sebagai mitra yang turut mendampingi seluruh rangkaian kegiatan.
Ketua BEM FEB Unud, I Dewa Dwika Dewantara Putra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya ekosistem mangrove bagi kehidupan masyarakat pesisir.

Sementara itu, perwakilan Komunitas Mangrove Ranger, Ir. Nyoman Sweet Juniartini, S.Hut., M.Si., bersama Pengelola Mangrove Wana Segara Kertih, I Nyoman Sunarta, menekankan pentingnya keberadaan mangrove sebagai benteng alami kawasan pesisir yang berperan dalam mencegah abrasi, menjaga keseimbangan ekosistem, serta mendukung keanekaragaman hayati. Selain manfaat ekologis, ekosistem mangrove juga memiliki nilai ekonomi yang besar melalui pengembangan ekowisata yang mampu membuka peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Sebagai bentuk aksi nyata, para peserta melakukan penanaman sebanyak 200 bibit mangrove di area konservasi yang telah ditentukan. Kegiatan ini dilakukan dengan pendampingan dari pihak mitra guna memastikan proses penanaman sesuai dengan prosedur konservasi yang tepat sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan pesisir.
Tidak hanya melakukan penanaman, peserta juga melaksanakan kegiatan pembersihan kawasan mangrove dengan mengumpulkan sampah yang berada di area konservasi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami bahwa pelestarian lingkungan tidak hanya sebatas menanam pohon, tetapi juga menjaga kebersihan dan keberlanjutan ekosistem yang telah ada.
Melalui Mangrove Binaan 2026, mahasiswa FEB Universitas Udayana menunjukkan bahwa kampus tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga agen perubahan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Universitas Udayana dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi, pengabdian, dan aksi nyata yang melibatkan generasi muda sebagai penggerak perubahan.