LOADING...
Udayana University

Akselerasi Transformasi Digital, Universitas Udayana Resmi Buka Gemini Academy 2026

Juli 17, 2026 11:16 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

Jimbaran – Universitas Udayana resmi membuka Gemini Academy Universitas Udayana 2026, Kamis (16/7/2026), yang diselenggarakan secara daring melalui Google Meet. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Universitas Udayana dengan Google for Education sebagai upaya memperkuat kompetensi sivitas akademika dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola perguruan tinggi.

Program ini diselenggarakan oleh BAKH Universitas Udayana bersama Unit Sumber Daya Informasi (USDI) dan AI Center Universitas Udayana. Gemini Academy menjadi bagian dari komitmen Universitas Udayana dalam mengakselerasi transformasi digital melalui pemanfaatan teknologi AI yang bertanggung jawab dan beretika.

Dalam laporannya, Kepala Bidang Data dan Jaringan USDI Universitas Udayana, Ir. Komang Oka Saputra, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa implementasi AI di Universitas Udayana didukung oleh Google Workspace for Education Plus yang telah digunakan sejak tahun 2022. Melalui platform tersebut, sivitas akademika dapat memanfaatkan berbagai teknologi berbasis AI, di antaranya Gemini AI dan NotebookLM, untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar maupun administrasi.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa penguasaan teknologi AI kini menjadi kebutuhan penting bagi perguruan tinggi dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.

“Perkembangan AI telah mengubah cara kita memperoleh informasi, mengolah data, menghasilkan pengetahuan, hingga mengambil keputusan. Universitas Udayana memandang penguasaan teknologi AI bukan sekadar keterampilan tambahan, melainkan kompetensi yang harus dimiliki oleh seluruh sivitas akademika. Mahasiswa memerlukannya untuk memperkuat proses pembelajaran, dosen untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan efektivitas tata kelola institusi,” ujar Rektor.

Rektor juga mengingatkan bahwa pemanfaatan AI harus tetap berlandaskan nilai-nilai integritas, etika akademik, serta tanggung jawab dalam penggunaannya sehingga mampu memberikan manfaat optimal bagi dunia pendidikan.

Gemini Academy Universitas Udayana 2026 akan dilaksanakan secara bertahap mulai Juli hingga Desember 2026 melalui empat sesi pelatihan yang dikelompokkan berdasarkan klaster fakultas dan unit kerja. Program ini menyasar tiga kelompok peserta, yaitu dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Pelatihan bagi dosen dan tenaga kependidikan dijadwalkan setiap hari Kamis, sedangkan pelatihan mahasiswa dilaksanakan setiap hari Jumat.

Pada pelaksanaan sesi pertama, peserta berasal dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Peternakan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, serta Program Studi Farmasi Fakultas MIPA.

Selain memperoleh materi langsung dari fasilitator Google for Education, peserta juga berkesempatan mengikuti program sertifikasi Gemini AI, berpartisipasi dalam Weekly Challenge dan Monthly Challenge dengan berbagai apresiasi, serta memperoleh peluang menjadi Gemini Academy Master Trainer bagi mahasiswa maupun Gemini Academy Fellow/Faculty Ambassador bagi dosen dan tenaga kependidikan.

Melalui penyelenggaraan Gemini Academy 2026, Universitas Udayana berharap lahir sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dan mampu menjadi agen transformasi di lingkungan fakultas maupun unit kerja. Program ini sekaligus memperkuat komitmen Universitas Udayana dalam menghadirkan inovasi pembelajaran dan tata kelola perguruan tinggi yang relevan dengan perkembangan teknologi di era kecerdasan artifisial.