Denpasar – Program Studi Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana menjadi tuan rumah kegiatan The 27th IFSSO International Conference and General Assembly, 21-23 April 2026 di Fakultas Ilmu Budaya, Kampus Nias Denpasar. Konferensi internasional ini melibatkan akademisi dari ASEAN dan berbagai negara.

International Federation of Social Science Organizations atau IFSSO merupakan organisasi internasional yang mendorong kerja sama antar lembaga ilmu sosial. Tiap tahunnya IFSSO menggelar konferensi internasional yang mempertemukan akademisi di seluruh dunia untuk membahas isu-isu sosial, budaya, dan ekonomi. Tahun ini, IFSSO menyelenggarakan konferensi internasional di Universitas Udayana dengan topik Religion, Secularization, and Modernization in Comparative Perspective dan sub tema Southeast Asian Buddhism in the 9th Century: A Dialogue Between Borobudur and Dong Doung.

President IFSSO Prof. Dr. Phil I Ketut Ardhana, M.A menjelaskan, panitia telah menerima dan menyeleksi lebih dari 35 judul abstrak yang akan dipresentasikan oleh seluruh peserta selama tiga hari penyelenggaraan konferensi. Abstrak yang dipresentasikan dalam konferensi ini nantinya akan dipublikasikan di berbagai media publikasi.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Prof. I Nyoman Arya Wibawa, S.S., M.A., Ph.D menyambut baik penyelenggaraan konferensi internasional ini. Pihaknya berharap agar konferensi ini dapat memberikan peluang bagi peserta untuk membangun relasi.

Sementara itu, Rektor Universitas Udayana Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., mengapresiasi terselenggaranya konferensi yang menyatukan cendekiawan, peneliti, dan institusi lintas wilayah untuk bertukar pikiran dan memperkuat kolaborasi di bidang ilmu sosial. Menurut Rektor, tema yang diangkat pada konferensi ini relevan dengan kondisi terkini yang mana modernisasi sering bersinggungan dengan nilai-nilai budaya dan spiritual. Konferensi ini harapannya dapat menjadi wadah bagi akademisi untuk mendiskusikan isu sosial terkini dan membangun kemitraan jangka panjang.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ambassador of Turkey to The Republic of Indonesia – Prof. Dr. Talip Küçükcan, President IFSSO sebelumnya Prof. Nestor T. Castro dari Universitas Filipina, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Ilmu Budaya, serta narasumber dan presenter konferensi ini.