LOADING...
Udayana University

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di Universitas Udayana Fasilitasi Peserta Difabel

April 22, 2026 13:10 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

Jimbaran — Universitas Udayana kembali dipercaya sebagai salah satu Pusat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2026. Pelaksanaan UTBK di Universitas Udayana berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 21 hingga 24 April 2026, dengan dua sesi ujian setiap hari (pagi dan siang), kecuali hari terakhir yang hanya dilaksanakan pada sesi pagi.

Sebanyak 4.597 peserta mengikuti UTBK di Pusat UTBK Universitas Udayana, dengan mayoritas peserta berasal dari Provinsi Bali sebesar 87,17%, sementara sisanya berasal dari berbagai daerah di luar Bali. Pelaksanaan ujian tersebar di 17 lokasi yang terdiri dari kampus Denpasar dan Jimbaran, dengan total 31 ruang ujian, didukung oleh sistem pengawasan ketat, kesiapan infrastruktur teknologi, serta koordinasi yang terstruktur antara panitia, pengawas, dan teknisi guna memastikan kelancaran pelaksanaan ujian.

Untuk menjamin kualitas dan standar pelaksanaan UTBK secara nasional, pada hari pertama pelaksanaan UTBK di Universitas Udayana turut dilakukan monitoring dan evaluasi (Monev) oleh Tim SNPMB.

Tim Monev dari Panitia SNPMB dijadwalkan melaksanakan pemantauan di Pusat UTBK Universitas Udayana pada periode 20–22 April 2026, sehingga turut mengawasi langsung pelaksanaan ujian sejak hari pertama.

Kehadiran tim Monev ini bertujuan memastikan bahwa seluruh proses pelaksanaan UTBK berjalan sesuai prosedur, standar operasional, serta menjunjung tinggi prinsip integritas, transparansi, dan akuntabilitas.

Universitas Udayana menegaskan komitmennya terhadap prinsip pendidikan inklusif dengan menyediakan layanan khusus bagi peserta difabel. Pada pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 ini, peserta disabilitas khususnya peserta tuna netra dilayani secara khusus, Universitas Udayana menyediakan fasilitas ujian berupa Komputer yang dilengkapi screen reader dan headset, Perangkat pendukung seperti riglet, Penempatan ruang ujian khusus yang ramah difabel di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Kampus Jimbaran, dan Penjadwalan khusus pada sesi tertentu untuk memastikan kenyamanan dan aksesibilitas optimal.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Universitas Udayana dalam menjamin bahwa seluruh peserta, tanpa terkecuali, memperoleh kesempatan yang setara dalam mengikuti seleksi nasional menuju pendidikan tinggi.

UTBK-SNBT 2026 di Universitas Udayana dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas. Seluruh peserta wajib mematuhi tata tertib yang ketat, sementara pengawas dan panitia telah dibekali dengan panduan teknis serta pakta integritas untuk menjaga kredibilitas pelaksanaan ujian.

Selain itu, sistem berbasis komputer yang digunakan telah melalui proses verifikasi dan simulasi sebelumnya, sehingga mampu meminimalkan kendala teknis selama pelaksanaan ujian.

Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, menyampaikan bahwa pelaksanaan UTBK-SNBT tahun ini tidak hanya menekankan pada kelancaran teknis, tetapi juga pada aspek keadilan akses bagi seluruh peserta. “Universitas Udayana berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap peserta, termasuk peserta difabel, memperoleh layanan yang setara dan layak dalam mengikuti UTBK. Kami telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung agar seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman, aman, dan tanpa hambatan.”

Rektor juga menambahkan bahwa kepercayaan sebagai Pusat UTBK merupakan amanah nasional yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar nasional, menjunjung tinggi integritas, serta didukung oleh sumber daya manusia dan infrastruktur yang siap. Harapannya, pelaksanaan UTBK di Universitas Udayana dapat memberikan pengalaman terbaik bagi peserta.”

Universitas Udayana berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pelaksanaan UTBK, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari aspek inklusivitas dan kenyamanan peserta. Diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan optimal dan memperoleh hasil terbaik sebagai langkah awal menuju pendidikan tinggi yang berkualitas.