LOADING...
Udayana University

Resmi Diterima Perbekel Desa Aan, Tim PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Unud Mulai laksanakan Program Kerja

Juni 22, 2026 09:09 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

Klungkung – Bertempat di Balai Adat Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan Kabupaten Klungkung dilaksanakan acara Penerimaan Tim Pelaksana PPK Ormawa HTML 2026, Jumat (19/6/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unud, Wakil Dekan III Fakultas Teknik, Koorprodi, Dosen Pembina dan Pendamping, Perbekel Desa Aan, Perwakilan Dinas terkait, Babinsa, Perangkat Desa, Tim PPK Ormawa dan undangan lainnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unud Prof. Gusti Ngurah Alit Susanta Wirya dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Tim PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) yang lolos dalam pendanaan PPK Ormawa tingkat nasional tahun 2026, dimana ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan dan membuktikan kualitas daya saing mahasiswa Unud di kancah nasional.

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah panggung nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu. Sebagai mahasiswa Teknik Lingkungan, memiliki tanggung jawab moral yang besar terhadap isu-isu krusial saat ini, seperti keberlanjutan ekologi, pengelolaan limbah, dan penyediaan air bersih.

“Melalui penerimaan resmi hari ini, kalian tidak lagi hanya memegang teori di dalam laboratorium atau ruang kelas, tetapi mulai melangkah untuk menyelesaikan masalah riil di tengah masyarakat mitra,” ujar Wakil Rektor dalam sambutannya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa ini adalah wujud nyata dari pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas serta esensi sejati dari Kampus Berdampak. Menghadapi tahap pelaksanaan program di lapangan, Wakil Rektor menekankan beberapa pesan penting kepada seluruh anggota tim. Pertama, menjaga integritas dan nama baik almamater dengan selalu mengedepankan etika, sopan santun, serta menghormati kearifan lokal dalam setiap interaksi dengan masyarakat. Kedua, menghadirkan solusi yang berkelanjutan melalui pembangunan sistem atau teknologi yang dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat sehingga manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ketiga, memperkuat kolaborasi dan sinergi, baik di dalam tim maupun dengan dosen pendamping, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat.

“Kami di jajaran Rektorat berkomitmen untuk terus mengawal, memfasilitasi, dan mendukung penuh perjalanan kalian hingga monitoring, evaluasi, bahkan menuju ajang Abdidaya mendatang,” imbuhnya.

Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan kontribusi nyata dalam menciptakan solusi lingkungan yang inovatif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Teknik Lingkungan tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan dampak hijau bagi kemajuan bangsa.