DENPASAR – Universitas Udayana menerima kunjungan dari Kementerian Komdigi untuk memperkenalkan inovasi teknologi penyiaran digital terbaru, yaitu Hybrid Broadcast Broadband TV (HbbTV) serta teknologi DVB-I (Digital Video Broadcasting – Interactive) pada jumat, 9 Oktober 2026, bertempat di Gedung Pascasarjana Universitas Udayana.

Dalam audiensi yang berlangsung bersama jajaran pimpinan Universitas Udayana (Unud), perwakilan Komdigi bersama tim Direktorat Pos dan Penyiaran memaparkan bahwa era penyiaran digital pasca-Analog Switch-Off (ASO) kini terus berkembang menuju ranah penyiaran interaktif. Melalui teknologi HbbTV, televisi tidak lagi menjadi media komunikasi satu arah, melainkan interaktif dua arah yang menghubungkan konten siaran linier (broadcast) dengan layanan broadband (internet).
Salah satu terobosan utama dari penerapan HbbTV ini adalah berkembangnya potensi Television Commerce (T-Commerce). Penonton TV dapat langsung berinteraksi dengan konten siaran, seperti membeli produk UMKM lokal (on-boarding produk) secara langsung melalui layar TV menggunakan tombol interaktif (red button) pada remote control atau memindai kode QR. Layanan ini telah diuji coba pada kanal TVRI dan merangkul ratusan UMKM lokal.
Melalui audiensi ini sinergi antara Kementerian Komdigi dan sivitas akademika Universitas Udayana diharapkan tidak hanya menjadi ajang unjuk teknologi penyiaran mutakhir, tetapi juga momentum penting untuk melahirkan inovator-inovator muda asal Bali yang siap memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional di kancah global.