LOADING...
Udayana University

Unud Tuan Rumah Rakernas FDTI 2026, Tekankan Kolaborasi dan Dampak Nyata Pendidikan Teknik

Maret 31, 2026 08:53 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

Jimbaran – Universitas Udayana (Unud) menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional Forum Dekan Teknik Indonesia (Rakernas FDTI) Tahun 2026 yang diikuti Para Dekan Fakultas Teknik dari seluruh Indonesia bertempat di Auditorium Widya Sabha Univeristas Udayana Kampus Jimbaran, Senin (30/3/2026).

Ketua Panitia Rakernas FDTI 2026, Dr. I Ketut Adi Purnawan, S.T., M.Eng., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 105 peserta yang terdiri dari Dekan Fakultas Teknik, perwakilan perguruan tinggi, pengurus FDTI, dan undangan dari berbagai wilayah di Indonesia, serta berlangsung 3 hari.

“Kegiatan ini meliputi sidang pleno pembahasan program kerja, diskusi panel dan seminar nasional, rapat komisi, serta penguatan jejaring dan kolaborasi antar institusi,” jelasnya.

Rektor Universitas Udayana yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Informasi, Prof. Dr. Eng. Ir. Made Sucipta, S.T., M.T., IPM dalam sambutannya menegaskan pentingnya Rakernas sebagai forum strategis pendidikan tinggi bidang teknik.

“Rakernas FDTI ini merupakan ruang konsolidasi, evaluasi, dan perumusan kebijakan yang selaras dengan arah pembangunan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi nasional,” ujarnya.

Ia juga menekankan peran Fakultas Teknik sebagai engine of innovation dalam menjawab tantangan global, seperti perubahan iklim, transformasi digital, dan ketahanan energi.

Sementara itu, Ketua Umum FDTI, Prof. Ir. Hadi Suyono, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., menegaskan bahwa pendidikan teknik harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan industri.

“Pendidikan harus mampu membuka peluang kerja yang luas serta memastikan lulusan dapat terserap dengan baik. FDTI hadir untuk bersama-sama membangun kualitas pendidikan yang lebih baik,” ungkapnya.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Dr. Mohammad Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., dalam sambutan sekaligus arahannya yang disampaikan secara daring saat membuka kegiatan, menekankan pentingnya peran bidang teknik dalam pembangunan bangsa.

“Perjalanan bangsa ini hampir seluruhnya bertumpu pada teknik, mulai dari infrastruktur hingga energi yang mengubah kehidupan kita. Saat ini kita tidak hanya membutuhkan insinyur yang mampu membangun, tetapi juga yang mampu memecahkan masalah yang lebih kompleks,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa melalui program Kemdiktisaintek Berdampak dengan turunannya Kampus Berdampak, perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi industri dan masyarakat.

“Rakernas ini menjadi momentum penting, bukan hanya forum diskusi, tetapi juga untuk menyepakati langkah bersama guna menghadirkan kolaborasi yang lebih kuat, program yang lebih konkret, serta dampak yang lebih nyata bagi bangsa,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan Rakernas FDTI 2026 juga diisi dengan sesi pemaparan materi dari narasumber nasional. Pada Sesi I, materi disampaikan oleh Prof. Dr. Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T. selaku Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Sementara pada Sesi II, Arief Syaichu Rohman, M.Eng.Sc., Ph.D. selaku Ketua EAC IABEE yang membawakan materi terkait awareness akreditasi internasional IABEE serta instrumen akreditasi Lamtek 2025. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif guna memperkuat pemahaman serta implementasi di masing-masing institusi.

Melalui Rakernas ini diharapkan lahir program kerja konkret serta penguatan kolaborasi antar Fakultas Teknik di Indonesia.