LOADING...
Udayana University

Kick-Off Meeting Kolaborasi Internasional CORA(i)L Dorong Inovasi Pemantauan Terumbu Karang Berbasis AI

Januari 26, 2026 11:57 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

Denpasar, Bali, 22 Januari 2026 — Fakultas Pariwisata serta Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana bersama Université Côte d’Azur (Prancis) secara resmi menyelenggarakan Kick-Off Meeting sebagai langkah awal kolaborasi penelitian internasional dalam proyek CORA(i)L (Coral Reef Artificial Intelligence for Living reefs). Kegiatan ini dilaksanakan pada 22 Januari 2026 di Inna Sindhu Beach, Sanur, dengan mengusung tema “Revisiting Coral Health Assessment & Tourism: From AI-Based Image Recognition to Next-Generation Reef Monitoring.”

Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama lintas negara, lintas disiplin, dan lintas pemangku kepentingan dalam mendukung perlindungan serta pengelolaan terumbu karang yang berkelanjutan, khususnya di wilayah Bali Timur.

Kick-Off Meeting CORA(i)L dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan strategis, antara lain BRIN, BPSPL, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karangasem, BRIDA Karangasem, Dinas Pariwisata Provinsi Bali, organisasi non-pemerintah (NGO), dive center, serta para kepala dusun dan wilayah di tiga lokasi penelitian utama, yaitu Amed, Padang Bai, dan Tulamben.

Proyek CORA(i)L hadir sebagai solusi inovatif dalam pemantauan kesehatan terumbu karang yang lebih cepat, murah, dan mudah diakses. Dengan memanfaatkan foto bawah laut dan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), kondisi terumbu karang dapat dianalisis secara hampir real-time, tanpa harus selalu bergantung pada kehadiran pakar.

Sejalan dengan tema acara, CORA(i)L juga mengintegrasikan pendekatan citizen science dengan melibatkan masyarakat lokal dan dive center dalam proses pemantauan terumbu karang. Data yang dikumpulkan kemudian dirangkum dalam Indeks Kesehatan Terumbu Karang, yang dapat menjadi dasar pengambilan keputusan berbasis data untuk perlindungan ekosistem laut serta pengelolaan wisata bahari yang berkelanjutan dan adaptif.

Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan II Fakultas Pariwisata Universitas Udayana, Ibu Yayu Indrawati, Ph.D, dan dipandu oleh Ni Made Sofia Wijaya, Ph.D sebagai moderator. Kegiatan ini menghadirkan enam narasumber utama, yaitu Prof. Eric Gilson dan Dr. Eric Rottinger dari Université Côte d’Azur, Prof. Dr. I Nyoman Sunarta, Dr. I Gede Hendrawan dari Universitas Udayana, serta Rili Djohani dan Wira Sanjaya dari Coral Triangle Center (CTC).

Dalam pemaparannya, CTC menekankan pentingnya mendorong pariwisata laut yang ramah lingkungan melalui implementasi program Green Fins. Program ini bertujuan mengurangi dampak aktivitas pariwisata terhadap terumbu karang dengan menerapkan standar praktik pariwisata laut berkelanjutan, melakukan penilaian serta pendampingan bagi operator wisata selam, serta mendorong peningkatan kinerja pelaku usaha. Di Indonesia, sejumlah operator selam telah berhasil mencapai kategori Gold Member dalam program Green Fins, sebagai bukti komitmen terhadap praktik wisata bahari yang bertanggung jawab.

Melalui CTC, para peserta juga mendapatkan pemahaman bahwa monitoring jangka panjang yang konsisten merupakan elemen krusial dalam mendukung pengelolaan kawasan konservasi, pengembangan pariwisata laut berkelanjutan, serta sebagai dasar perumusan kebijakan pemerintah yang berbasis data ilmiah.

Melalui proyek CORA(i)L, Universitas Udayana dan Université Côte d’Azur menegaskan komitmen bersama bahwa kolaborasi antara ilmuwan, teknologi AI, komunitas lokal, dan sektor pariwisata merupakan kunci dalam menghadirkan pendekatan pemantauan terumbu karang generasi berikutnya yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.