LOADING...
Udayana University

Universitas Udayana Gelar Persembahyangan Bersama Peringati Hari Suci Saraswati

November 02, 2026 09:45 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

Jimbaran – Universitas Udayana (Unud) melaksanakan persembahyangan bersama dalam rangka memperingati Hari Suci Saraswati di Pura Maha Widya Saraswati, Kampus Unud Jimbaran, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor, para Wakil Rektor, pimpinan fakultas dan unit kerja, dosen, pegawai, serta mahasiswa, dengan persembahyangan dipimpin oleh Jero Mangku Pura.

Persembahyangan bersama ini merupakan wujud rasa syukur dan bhakti umat Hindu ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi-Nya sebagai Dewi Saraswati, Dewi Ilmu Pengetahuan, kebijaksanaan, seni, dan sastra. Hari Suci Saraswati diperingati setiap 210 hari sekali, tepatnya pada Saniscara Umanis Wuku Watugunung, sebagai momentum untuk memuliakan ilmu pengetahuan yang menjadi penerang kehidupan manusia.

Dalam mitologi Hindu, Dewi Saraswati merupakan sakti dari Dewa Brahma yang digambarkan membawa atribut berupa lontar, genitri, wina, dan damaru. Atribut tersebut melambangkan pengetahuan, ketekunan, seni, serta harmoni dalam kehidupan. Peringatan ini mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan hendaknya tidak hanya dikembangkan untuk meningkatkan kecerdasan, tetapi juga diimbangi dengan kebijaksanaan, budi pekerti, dan pengamalan nilai-nilai dharma.

Bagi Universitas Udayana, momentum Hari Suci Saraswati memiliki makna penting dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ilmu pengetahuan diharapkan mampu membentuk insan akademis yang unggul, berintegritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

Melalui persembahyangan bersama ini, diharapkan seluruh civitas akademika Universitas Udayana senantiasa memperoleh anugerah pengetahuan dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya. Peringatan Hari Suci Saraswati juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual, kebersamaan, dan keharmonisan guna mewujudkan kehidupan yang lebih baik, kerahayuan, dan kedamaian.