Badung — Universitas Udayana (Unud) kembali memperkuat kontribusinya dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas melalui Wisuda ke-177 yang digelar di Balai Budaya Giri Nata Mandala, PUSPEM Badung, Sabtu (22/8/2026).
Sebanyak 1.302 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan resmi dilepas untuk melanjutkan pengabdian dan berkarya di tengah masyarakat.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unud, Prof. Ir. I Nengah Sujaya, M.Agr.Sc., Ph.D., dalam laporannya menyampaikan bahwa 1.302 wisudawan tersebut terdiri atas lulusan program Diploma, Profesi, Sarjana/Sarjana Terapan, Spesialis, Magister, dan Doktor. Dengan tambahan tersebut, Unud kini telah memiliki 138.255 alumni sejak awal berdirinya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 888 wisudawan meraih predikat Dengan Pujian (Cum Laude). Capaian tersebut mencerminkan kualitas akademik lulusan yang dihasilkan Unud dari berbagai bidang keilmuan.

Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., menegaskan bahwa keberhasilan para wisudawan tidak berhenti pada perolehan gelar akademik. Wisuda menjadi penanda dimulainya tantangan baru sekaligus momentum bagi lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara bertanggung jawab dan berkualitas bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.
“Wisuda dan gelar yang telah Anda raih bukanlah akhir dari segalanya, namun merupakan awal dari tantangan baru dalam hidup,” pesan Rektor kepada para wisudawan.
Pesan tersebut menegaskan peran alumni sebagai bagian penting dari keberlanjutan dampak pendidikan Unud. Para lulusan diharapkan tidak hanya membawa kompetensi akademik ke dunia kerja, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan untuk memberikan manfaat nyata di masyarakat.

Dampak pendidikan tersebut juga tercermin dari keberagaman bidang keilmuan para lulusan. Pada Wisuda ke-177, lulusan berasal dari 14 fakultas dan Program Pascasarjana, dengan jumlah terbesar berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 305 orang serta Fakultas Kedokteran sebanyak 258 orang.
Komitmen Unud terhadap peningkatan kualitas pendidikan juga dilanjutkan melalui tracer study. Para lulusan didorong untuk berpartisipasi dalam tracer study sebagai sumber umpan balik bagi pengembangan sistem pendidikan, fasilitas, proses pembelajaran, hingga pelayanan di lingkungan universitas.
Bagi Unud, keberadaan alumni menjadi bagian dari siklus peningkatan mutu pendidikan. Pengalaman dan masukan alumni dapat menjadi dasar evaluasi agar proses pendidikan yang diberikan semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Dengan demikian, Wisuda ke-177 tidak hanya menjadi momentum pelepasan lulusan, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi Unud dalam memperluas dampak pendidikan tinggi. Semangat tersebut sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), khususnya dalam upaya memastikan pendidikan yang berkualitas dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Rektor juga mengajak para lulusan untuk terus menjaga nama baik almamater, mengembangkan diri, serta berkontribusi melalui profesi masing-masing. Para alumni diharapkan turut berpartisipasi dalam pengembangan Unud melalui Ikatan Alumni Universitas Udayana (IKAYANA) dan keterlibatan dalam tracer study.
Sebanyak 1.302 lulusan yang dilepas pada hari ini pun menjadi bagian dari perjalanan panjang Unud dalam menghasilkan insan terdidik. Dengan bekal ilmu, kompetensi, dan pengalaman akademik yang diperoleh, para lulusan diharapkan mampu menghadirkan dampak positif di lingkungan kerja dan masyarakat sekaligus membawa nilai-nilai Universitas Udayana ke ruang pengabdian yang lebih luas.