Jimbaran – Universitas Udayana melaksanakan Upacara Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pelantikan Jabatan Fungsional Tahun 2026 bertempat di Gedung Auditorium Widya Sabha Kampus Jimbaran, Jumat (21/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sumber daya manusia Universitas Udayana yang berintegritas, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.
Kepala Biro Umum Unud Ni Made Pertami Susilawati, SE.,MM menyampaikan sebanyak 192 orang PNS mengikuti proses pengambilan sumpah/janji, yang terdiri atas 165 dosen dan 27 tenaga kependidikan. Berdasarkan jenis kelamin, peserta terdiri atas 111 perempuan dan 81 laki-laki. Sementara itu, sebanyak 178 orang dilantik dalam jabatan fungsional. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meresmikan status kepegawaian Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2024 menjadi Pegawai Negeri Sipil secara penuh dan melantik Pegawai Negeri Sipil yang telah memenuhi persyaratan ke dalam Jabatan Fungsional sesuai dengan Surat Keputusan pengangkatan pertama.

Sementara Rektor Unud Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, ST.,Ph.D menegaskan bahwa pengambilan sumpah bukan sekadar seremoni atau formalitas dalam perjalanan karier seorang aparatur. Sumpah yang diucapkan merupakan ikrar yang memiliki konsekuensi moral, etika, dan tanggung jawab yang harus tercermin dalam cara bekerja, mengambil keputusan, memberikan pelayanan, serta mempertanggungjawabkan setiap amanah yang diberikan.
Bagi para dosen, pengabdian tidak berhenti pada ruang kuliah. Dosen memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, menghasilkan karya akademik, dan membentuk generasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat. Sementara tenaga kependidikan memiliki peran penting dalam memastikan seluruh proses pendidikan tinggi berjalan tertib, efektif, dan memberikan pelayanan terbaik.

Rektor juga menekankan bahwa jabatan fungsional bukan semata-mata perubahan nomenklatur atau jenjang karier, melainkan bentuk kepercayaan institusi yang harus dibuktikan melalui kompetensi, prestasi, dan kontribusi nyata.
Dalam sambutannya, Rektor juga menekankan pentingnya setiap aparatur Universitas Udayana untuk menghadirkan dampak melalui pelaksanaan tugas dan pengabdiannya.
“Saya berharap Saudara tidak berhenti menjadi pegawai yang menjalankan tugas. Jadilah insan Universitas Udayana yang memahami alasan di balik setiap tugas, mampu melihat persoalan secara lebih luas, dan berani melakukan perbaikan. Kita membutuhkan aparatur yang disiplin, mampu bekerja secara profesional, menjaga etika, membangun kolaborasi, dan memiliki keberanian untuk memberikan solusi,” ujar Rektor.

Pesan tersebut menegaskan bahwa setiap aparatur tidak hanya dituntut menyelesaikan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawabnya, tetapi juga mampu melihat kebutuhan yang lebih luas, melakukan perbaikan, serta menghadirkan solusi yang memberikan manfaat. Semangat inilah yang diharapkan dapat memperkuat peran Universitas Udayana sebagai perguruan tinggi yang terus bertumbuh dan memberikan dampak nyata melalui pendidikan, penelitian, pengabdian, dan pelayanan kepada masyarakat.
Rektor berharap 192 PNS yang mengikuti pengambilan sumpah/janji dapat menjadi kekuatan baru Universitas Udayana dengan membawa semangat untuk bekerja sungguh-sungguh, terus belajar, saling menghargai, dan memberikan kontribusi terbaik sesuai bidang masing-masing.
Melalui pengambilan sumpah/janji PNS dan pelantikan jabatan fungsional ini, Universitas Udayana menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya profesional dan berintegritas, tetapi juga memiliki orientasi pada kontribusi dan dampak. Setiap amanah dan jabatan diharapkan menjadi ruang untuk berkarya, menghadirkan solusi, dan memberikan manfaat nyata bagi Universitas Udayana serta masyarakat luas.