LOADING...
Udayana University

Kampus Berdampak: Bina Desa Temesi FH Unud Dorong Desa Layak Anak dan Penguatan Tata Kelola Tanah Adat

Juni 22, 2026 08:59 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

GIANYAR – Sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat, Program Bina Desa Temesi Fakultas Hukum Universitas Udayana (Unud) melaksanakan dua program kerja strategis yang berfokus pada perlindungan anak dan penguatan tata kelola tanah adat di Desa Temesi, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar.

Program pertama berupa Sosialisasi Anti Bullying pada Anak di Lingkungan Pergaulan dan Dunia Digital yang diselenggarakan pada Sabtu (30/5/2026) di Balai Banjar Temesi. Kegiatan ini menyasar siswa-siswi SD Negeri 1 Temesi dan SD Negeri 2 Temesi dengan menghadirkan fasilitator dari Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Bali. Melalui kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai bentuk perundungan, dampaknya terhadap tumbuh kembang anak, serta langkah-langkah pencegahan bullying baik di lingkungan sosial maupun ruang digital.

Selanjutnya, pada Sabtu (13/6/2026), Bina Desa Temesi menyelenggarakan Seminar Penguatan Tata Kelola Tanah Adat di Balai Banjar Pegesangan dengan mengangkat tema “Pararem sebagai Landasan Tata Kelola dan Penyelesaian Sengketa Tanah Adat yang Adil dan Berkelanjutan di Desa Temesi.” Seminar ini menghadirkan narasumber dari Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar dan akademisi Fakultas Hukum Universitas Udayana. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pararem sebagai instrumen hukum adat dalam pengelolaan tanah adat serta penyelesaian sengketa yang berkembang di tengah masyarakat.

 

Melalui kedua program tersebut, Bina Desa Temesi FH Unud berupaya meningkatkan kapasitas dan kesadaran masyarakat dari berbagai kelompok sasaran, mulai dari anak-anak hingga masyarakat umum. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata Universitas Udayana dalam mendukung terwujudnya Desa Temesi sebagai desa yang ramah anak, memiliki kesadaran hukum yang kuat, serta mampu mewujudkan tata kelola kehidupan masyarakat yang harmonis, berkeadilan, dan berkelanjutan.