Denpasar – Mahasiswa Universitas Udayana turut serta dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Provinsi Bali yang berlangsung di Kampus ISI Bali, Sabtu (6/6/2026). Dalam kegiatan ini mahasiswa Unud meraih prestasi 2 medali Emas yakni dari tangkai lomba Vocal Grup dan Pop Putra, 1 Perak dari Keroncong Putri dan 2 Perunggu dari Seriosa Putri dan Penulisan Lakon. Acara pembukaan berlangsung di Kirtya Sabha Mahottama Gedung Citta Kelangen ISI Bali dan turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana. Peksimida merupakan sebuah ajang yang dilaksanakan dalam rangka persiapan keikutsertaan Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Pengda Bali pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) Ke-XVIII 2026 di Jawa Timur tanggal 8 hingga12 September 2026. Terdapat 15 tangkai lomba yang dilombakan pada Peksimida Bali tahun ini dengan jumlah peserta sebanyak 176 orang. Adapun tangkai lomba yang dilombakan yakni Dangdut, Seriosa, Keroncong, Pop, Vokal Grup, Baca Puisi, Monolog, Tari, Penulisan Cerpen, Penulisan Lakon, Penulisan Puisi, Desain Poster, Lukis, Komik Strip dan Fotografi. Peksimida dibuka oleh Ketua Umum BPSMI Bali yang juga merupakan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan ISI Bali Prof. Dr. I Komang Sudirga, S.Sn.,M.Hum.
Kepala LLDikti Wilayah VIII yang diwakili Kepala Bagian Umum I Nyoman Bagus Suweta Nugraha dalam sambutannya menyampaikan Peksimida merupakan agenda strategis dalam pembinaan kemahasiswaan di lingkungan pendidikan tinggi, yang tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi seni, namun juga sebagai wahana pengembangan karakter, kreativitas, dan jati diri mahasiswa sebagai insan intelektual yang berbudaya. Kegiatan ini mencerminkan komitmen perguruan tinggi dalam membangun ekosistem pendidikan yang holistik, yang menempatkan pengembangan potensi mahasiswa secara utuh sebagai prioritas utama.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dalam sambutannya menyampaikan Kegiatan semacam ini, bukan sekadar kompetisi atau ajang perlombaan semata. Bukan adu gengsi untuk menentukan siapa yang menang dan kalah. Namun esensi utama kegiatan ini adalah untuk menjadi wadah kreativitas dan apresiasi seni budaya bagi para mahasiswa untuk mengekspresikan jiwa seni mereka. Ruang apresiasi seni ini penting digelar dan terus kita fasilitasi kepada anak-anak kita sebagai wahana mengolah cipta, rasa dan karsa, menghaluskan budhi, meluruskan nurani serta meneguhkan kecintaan mereka pada seni budaya Bali. Selain menjadi panggung apresiasi seni, Peksimida ini juga menjadi ruang temu dialog kreatif antar perguruan tinggi, sekaligus membuka jejaring kerja sama maupun kolaborasi karya di masa masa mendatang.
Pada Peksimida tahun ini Universitas Udayana mengirim perwakilan 17 mahasiswa yang mengikuti 10 tangkai lomba yakni Vocal Grup, Lukis, Pop, Penulisan Cerpen, Monolog, Desain Poster, Penulisan Lakon, Baca Puisi, Seriosa dan Keroncong. Adapun raihan prestasi Unud dalam ajang Peksimida ini yakni Emas dari Vocal Grup dan Pop Putra, Perak dari Keroncong Putri, Perunggu dari Seriosa Putri dan Penulisan Lakon, Harapan I Desain Poster, Harapan II Lukis dan Harapan III Penulisan Cerpen. Dengan raihan tersebut Unud menempati Juara Umum Ketiga pada Peksimida Bali. Peraih medali emas dari Unud pada tangkai lomba Pop Putra dan Vocal Grup otomatis melaju ke Peksiminas di Universitas Jember mewakili Provinsi Bali.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unud Prof. Gusti Ngurah Alit Susanta Wirya menyampaikan sebelum mengikuti Peksimida ini telah dilakukan seleksi terlebih dahulu di tingkat universitas, dimana diutamakan bagi yang memiliki bakat dibidang seni sesuai yang dilombakan. Sebagai anggota BPSMI Bali tentunya Universitas Udayana sangat mendukung kegiatan ini dimana Peksiminas berlangsung setiap dua tahun sekali. Kegiatan ini juga sebagai bentuk pengembangan bakat mahasiswa terutama di Unud banyak terdapat talenta yang harus dikembangkan. Prestasi yang didapat nanti oleh mahasiswa ini juga akan menunjang IKU universitas terutama IKU prestasi mahasiswa.
“Harapan kita mahasiswa semangat berlomba karena yang juara Peksimida ini akan dikirim ke tingkat nasional pada bulan September di jember dan mendapatkan juara,” ujar Wakil Rektor.