Jakarta – Universitas Udayana menjalin kerja sama dengan MNC University yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Rabu, 6 Mei 2026 bertempat di Auditorium Lt. 6 MNC University, Jakarta. Kerja sama ini mencakup pengembangan pendidikan, riset, dan inovasi digital dalam mendukung promosi serta revitalisasi destinasi pariwisata budaya. Penandatanganan MoU ini juga dirangkaikan kegiatan Talkshow dan Kuliah Bersama bertajuk “Revitalisasi Destinasi Pariwisata Budaya melalui Rekonstruksi Narasi Lokal dan Inovasi Augmented Reality”. Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Rektor Unud Prof. I Ketut Sudarsana, Rektor MNC University Dendi Pratama, dan Co-Founder Hovarlay Kimming Yap.

Rektor Unud Prof. I Ketut Sudarsana menyampaikan bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar perguruan tinggi, khususnya dalam mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sebagaimana tertuang dalam dokumen kerja sama ini, ruang lingkup kolaborasi yang Universitas Udayana dan MNC University sepakati mencakup Peningkatan mutu pembelajaran, Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan.

“Kami memandang bahwa kolaborasi ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah komitmen bersama untuk saling menguatkan kapasitas institusi,”ujar Rektor Unud.
Adapun sinergi ini diharapkan dapat melahirkan berbagai program konkret, seperti Pertukaran dosen dan mahasiswa, Kolaborasi riset, Pengembangan kurikulum berbasis industri, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung.
Sementara MNC University berharap melalui kegiatan ini dapat mendorong kolaborasi berkelanjutan antara dunia akademik dan industri untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing global dengan tetap berakar pada kekayaan budaya lokal.

Kegiatan Talkshow dan Kuliah Bersama menghadirkan Dekan Fakultas Industri Kreatif MNC University Iwan Gunawan, Kaprodi Pariwisata S3 Universitas Udayana Prof. I Nyoman Sunarta, serta Marketing, Events & Strategic Partnerships Hovarlay Afielda Revita Fizano sebagai narasumber.
Dalam sesi diskusi, para narasumber menekankan pentingnya rekonstruksi narasi lokal dalam memperkuat identitas destinasi wisata budaya. Cerita lokal yang dikemas secara kreatif dinilai mampu meningkatkan pengalaman wisatawan sekaligus menjaga nilai budaya tetap relevan di era digital.

Selain itu, teknologi Augmented Reality (AR) diperkenalkan sebagai inovasi yang dapat menghadirkan pengalaman wisata yang lebih interaktif dan imersif, khususnya bagi generasi muda.