LOADING...
Udayana University

Komisi IX DPR RI Laksanakan Kunjungan Kerja di Denpasar Bahas Program Pemagangan, Unud Berikan Pandangan Mewakili Unsur Akademisi

April 17, 2026 15:08 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

Denpasar – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana Prof. Dr. Gusti Ngurah Alit Susanta Wirya, S.P., M.Agr hadir dalam acara kunjungan kerja spesifik Komisi IX DPR RI yang diselenggarakan di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Kamis (16/4/2026). Kunjungan kerja spesifik Bidang Ketenagakerjaan ini membahas terkait pengawasan pelaksanaan program pemagangan nasional Kementerian Ketenagakerjaan di Industri.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI beserta anggota, PLT Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker RI, Wakil Walikota Denpasar, Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banuspa beserta jajaran, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali, Ketua APINDO DPK Denpasar, Direksi perusahaan PT Hotel Internasional Sanur Indonesia, dan PT Telkomsel Regional Bali Nusra.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, M. Yahya Zaini dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kunjungan ini dilaksanakan guna mendalami berbagai masalah dan isu-isu strategis yang terkait dengan pengawasan pelaksanaan program pemagangan nasional lulusan perguruan tinggi di industri. Dewasa ini banyak lulusan perguruan tinggi yang memiliki kompetensi akademik yang memadai, namun masih memerlukan penguatan keterampilan praktis serta pemahaman terhadap kebutuhan riil dunia usaha dan dunia industri.

Sementara Wakil Rektor Bidang kemahasiswaan Unud dalam kesempatan tersebut memberikan pandangan terkait program magang perguruan tinggi yang ada di Universitas Udayana.

Melalui kunjungan ini Komisi IX DPR berharap memperoleh masukan dari berbagai pemangku kepentingan guna penyempurnaan kebijakan pemagangan di masa akan datang sehingga program pemagangan diharapkan tidak hanya menjadi sarana pelatihan kerja semata, tetapi benar-benar menjadi jembatan menuju pekerjaan yang layak bagi lulusan perguruan tinggi.