Jimbaran – Rektor Universitas Udayana secara resmi membuka kegiatan IP Talks @Campus yang diselenggarakan di Ruang Bangsa Universitas Udayana pada Jumat, 10 April 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam memperkuat ekosistem inovasi dan perlindungan kekayaan intelektual di lingkungan perguruan tinggi.

Acara tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Udayana, Direktur Kerjasama, Pemberdayaan, dan Edukasi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum RI, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Bali, Ketua LPPM Universitas Udayana, Ketua Sentra KI, serta para mahasiswa dari berbagai fakultas.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T.,Ph.D. menegaskan pentingnya membangun budaya inovasi yang terintegrasi dengan perlindungan kekayaan intelektual. Hal ini dinilai sebagai langkah penting dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Kegiatan IP Talks @Campus kali ini menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya, yaitu Inoue Kazutoshi selaku Expert dari JICA (Japan International Cooperation Agency), Prof. Dr. Ni Ketut Supasti Dharmawan, S.H., M.Hum. selaku Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Udayana, serta Putu Aras Samsithawrati, S.H., LL.M. selaku Dosen Fakultas Hukum Universitas Udayana.

Mengusung tema “Building an Innovation-Based University: Integrating Research, IP Protection, and Industrial Commercialization”, kegiatan ini menyoroti pentingnya sinergi antara riset, perlindungan kekayaan intelektual, dan hilirisasi hasil penelitian ke dunia industri. Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan arah pengembangan Universitas Udayana sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berbasis inovasi.
Melalui kegiatan ini, Universitas Udayana berharap dapat memperkuat perannya sebagai innovation-driven university yang mampu menghasilkan karya-karya unggulan. Tidak hanya diakui secara akademik, tetapi juga memiliki nilai ekonomi serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.