Jimbaran, 23 Juli 2026 – Fakultas Teknik Universitas Udayana (FT Unud) terus memperkuat kualitas pendidikan berbasis kebutuhan industri melalui kolaborasi dengan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Bertempat di Lean Manufacturing Laboratory Fakultas Teknik Universitas Udayana, mahasiswa mendapatkan kesempatan mengikuti kuliah umum sekaligus pembelajaran langsung mengenai implementasi Toyota Production System (TPS), sistem produksi yang telah menjadi standar manufaktur kelas dunia.
Kegiatan ini menghadirkan Nandi Julyanto, S.T., M.Eng., Ph.D., President Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), yang membagikan pengalaman serta filosofi kerja Toyota kepada sivitas akademika Fakultas Teknik Universitas Udayana. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan Toyota tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teknologi, tetapi juga oleh budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, inovasi, kolaborasi, kepemimpinan, serta semangat perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).

Mahasiswa diperkenalkan pada konsep Toyota Production System (TPS) sebagai sebuah pola pikir dan metode kerja yang berorientasi pada penyelesaian akar permasalahan, pengambilan keputusan berdasarkan fakta, serta peningkatan kualitas secara berkesinambungan. Selain itu, peserta juga mempelajari filosofi Genba, yaitu pendekatan yang menekankan pentingnya melihat langsung proses di lapangan untuk memahami kondisi sebenarnya sebelum mengambil keputusan.
Tidak hanya melalui sesi kuliah umum, rombongan TMMIN juga mengunjungi Lean Manufacturing Laboratory Fakultas Teknik Universitas Udayana untuk berdiskusi bersama dosen dan mahasiswa mengenai penerapan TPS dalam proses pembelajaran. Diskusi tersebut menjadi sarana berbagi pengalaman sekaligus memberikan masukan terhadap pengembangan laboratorium agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia industri.
Dekan Fakultas Teknik Universitas Udayana, Prof. Ir. Linawati, M.Eng.Sc., Ph.D., IPU., menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia dalam pengembangan fasilitas pembelajaran di lingkungan Fakultas Teknik. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi faktor penting dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan sektor manufaktur.
“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan dan dukungan yang diberikan Toyota kepada Fakultas Teknik Universitas Udayana. Kolaborasi ini memberikan nilai tambah bagi proses pembelajaran mahasiswa sekaligus memperkuat pengembangan laboratorium sebagai sarana pendidikan yang berbasis praktik industri,” ujar Prof. Linawati.

Lebih lanjut, beliau berharap kerja sama ini dapat terus berkembang, tidak hanya pada pengembangan fasilitas laboratorium, tetapi juga mencakup penyusunan kurikulum, penelitian bersama, pengembangan inovasi, serta peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa.
Kolaborasi antara Fakultas Teknik Universitas Udayana dan TMMIN merupakan wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan industri manufaktur masa depan. Melalui penerapan Toyota Production System dalam proses pembelajaran, mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki penguasaan teori, tetapi juga pola pikir sistematis, kemampuan problem solving, budaya kerja yang disiplin, serta semangat continuous improvement yang menjadi karakter penting di dunia kerja.

Ke depan, kerja sama ini diharapkan terus berkembang melalui berbagai program kolaboratif, seperti penguatan kurikulum berbasis industri, penelitian terapan, program magang, pengembangan laboratorium, hingga peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa. Dengan demikian, Fakultas Teknik Universitas Udayana semakin memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas, inovatif, dan berdaya saing global.