LOADING...
Udayana University

Dorong Transformasi Digital Pembelajaran, Universitas Udayana Gelar Workshop LMS Google Classroom Berbasis AI

Agustus 09, 2026 09:32 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

Jimbaran – Universitas Udayana melalui Unit Sumber Daya Informasi (USDI) terus memperkuat transformasi digital dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan Workshop Learning Management System (LMS) Google Classroom Berbasis Artificial Intelligence (AI) bagi dosen di lingkungan Universitas Udayana bertempat di Ruang Bangsa Gedung Rektorat Kampus Jimbaran, Jumat (7/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam membangun ekosistem akademik yang adaptif, inovatif, efisien, dan berbasis teknologi digital guna mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dengan menghadirkan dua narasumber dari Google Indonesia yakni Kristiyanto (customer Success Manager for Higher Education) dan Ahmad Fikri Dzulfikar (Digital Transformation Lead K-12 and Community Manager) serta narasumber dari USDI I Gusti Ayu Garnita Darmaputri, S.T., M.T.(Kepala Seksi Keamanan Data) dengan moderator Ir. Komang Oka Saputra, S.T., M.T., Ph.D.

Dalam sambutannya Ketua USDI Unud Prof. Dr. Ir. I Made Sudarma, M.A.Sc., IPU., ASEAN.Eng, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi dan dinamika dunia pendidikan tinggi menuntut kita untuk terus bertransformasi. Dosen tidak lagi hanya berperan dalam menyampaikan materi di kelas, tetapi juga mengelola kolaborasi riset, membimbing mahasiswa hingga administrasi akademik yang membutuhkan kecepatan serta efisiensi tinggi.

“Platform Google Classroom Berbasis Al hadir bukan sekadar sebagai alat kerja digital, melainkan sarana kolaborasi tanpa batas,” ujarnya.

Melalui integrasi fitur-fitur seperti Google Classroom, Docs, Drive, Meet, hingga Forms, kita dapat Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran, Mendorong Kolaborasi Riset, dan Meningkatkan Efisiensi Administrasi. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang bukan hanya untuk mengenalkan fitur secara teknis, tetapi untuk mengoptimalkan best practices pemanfaatannya dalam mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di kampus.

Pada kesempatan tersebut, Ketua USDI turut menyampaikan perkembangan kerja sama strategis dengan Google for Education. Saat ini seluruh sivitas akademika Universitas Udayana, yang meliputi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan, telah memperoleh lisensi Google Workspace for Education Plus, edisi berbayar yang menyediakan berbagai fitur premium. Melalui lisensi tersebut, pengguna memperoleh akses terhadap kapasitas penyimpanan yang lebih besar di Google Drive, fitur perekaman pada Google Meet, berbagai fitur lanjutan pada Google Classroom, serta sejumlah layanan premium lainnya yang mendukung proses pembelajaran dan kolaborasi akademik.

Pemanfaatan layanan Google Workspace di Universitas Udayana juga menunjukkan tren yang positif. Hingga saat ini, jumlah pengguna aktif bulanan (Monthly Active Users) berbagai layanan Google Workspace, seperti Google Meet, Google Docs, Google Drive, dan Google Classroom, telah mencapai sekitar 21.000 pengguna.

Sementara itu, pengguna Google Classroom di lingkungan Universitas Udayana tercatat telah mencapai sekitar 2.000 dosen dan tenaga pengajar. Melalui pelatihan ini, universitas berharap angka tersebut terus meningkat sehingga semakin banyak dosen yang memanfaatkan berbagai fitur Google Classroom dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, kolaboratif, dan berpusat pada mahasiswa.

Di bidang pemanfaatan teknologi AI, penggunaan Gemini dan NotebookLM juga mengalami perkembangan. Saat ini tercatat sebanyak 3.099 pengguna Gemini dan 982 pengguna NotebookLM di lingkungan Universitas Udayana. Kehadiran kedua platform tersebut diharapkan mampu membantu dosen dalam menyusun materi pembelajaran, merancang aktivitas perkuliahan, mengembangkan bahan ajar, hingga mempercepat proses penyusunan berbagai dokumen akademik.
Sebagai bentuk komitmen dalam pengembangan ekosistem AI di lingkungan kampus, Universitas Udayana melalui USDI bersama AI Center juga tengah berkolaborasi dengan Google for Education dalam mengembangkan AI Lab, sebuah tech corner yang akan dilengkapi dengan berbagai perangkat keras dan perangkat lunak dari Google. AI Lab ini nantinya akan menjadi ruang kolaborasi dan inovasi berbasis kecerdasan buatan dengan konsep co-branding antara Universitas Udayana dan Google.

Selain itu, USDI dan AI Center juga telah berkolaborasi dengan Google for Education sedang melakukan program pelatihan dan sertifikasi Gemini Academy dimana salah satu programnya yaitu Gemini Academy Fellow yang mengajak dosen untuk menjadi agent of change dalam menavigasi pembelajaran berbasis Gemini Al.

Di akhir sambutannya, Ia mengajak seluruh dosen peserta workshop untuk mengikuti kegiatan dengan penuh antusias, aktif berdiskusi, mengeksplorasi berbagai fitur yang tersedia, serta memperkuat kompetensi digital sebagai bekal menghadapi transformasi pendidikan tinggi di era kecerdasan buatan.

Melalui penyelenggaraan workshop ini, Universitas Udayana kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi digital dalam proses pembelajaran sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.