LOADING...
Udayana University

Ditarget Jadi Pusat Unggulan Layanan Kesehatan dan Tempat Pembelajaran yang Representatif, Universitas Udayana Gelar FGD Perkuat Tata Kelola RSPTN dan RSGM

Agustus 31, 2026 14:34 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

Jimbaran – Universitas Udayana (Unud) memperkuat komitmennya dalam mengembangkan tata kelola Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Penguatan Tata Kelola dan Rencana Konsorsium RSPTN dan RSGM PTN”. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Sakit Universitas Udayana (RS Unud), Jimbaran, Jumat (28/8/2026).

FGD tersebut menjadi ruang strategis bagi Universitas Udayana bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) serta Asosiasi Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (ARSPTN) untuk membahas penguatan tata kelola dan strategi pengembangan rumah sakit perguruan tinggi yang mandiri, unggul, serta terintegrasi dengan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D, dalam sambutannya menegaskan bahwa Unud terus mendorong penguatan RS Unud dan RSGM Unud sebagai bagian penting dari ekosistem pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan.

RS Unud yang telah beroperasi sejak 2013 serta RSGM Unud yang pembangunannya dimulai pada 2023 memiliki peran strategis dalam mendukung pendidikan dan pelayanan kesehatan. Untuk itu, penguatan tata kelola, efisiensi manajemen, serta optimalisasi sumber daya dan aset menjadi bagian penting dalam mewujudkan rumah sakit yang berkelanjutan.

“Kami berkomitmen penuh agar keberadaan RS Unud dan RSGM Unud tidak menjadi beban fiskal universitas, melainkan menjadi pusat keunggulan pelayanan kesehatan, tempat pembelajaran yang representatif bagi mahasiswa, serta sumber inovasi yang mandiri,” ujar Rektor.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama RS Universitas Udayana, Prof. Dr. dr. Anak Agung Wiradewi Lestari, S.Ked, Sp.PK(K), turut memaparkan profil RS Unud, perkembangan layanan, serta potensi dan tantangan dalam pengelolaan rumah sakit perguruan tinggi. Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai peran RS Unud dalam mendukung pelayanan kesehatan sekaligus pendidikan dan penelitian di lingkungan Universitas Udayana.

Sementara itu, Direktur Utama RSGM Unud, drg. Eka Pramudita Ramadhany, Sp.Perio (K), RPI, turut memperkenalkan profil RSGM Unud, perkembangan layanan, serta arah pengembangan rumah sakit sebagai bagian dari ekosistem pendidikan kedokteran gigi, penelitian, dan pelayanan kesehatan. Pemaparan tersebut menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi potensi penguatan layanan dan tata kelola RSGM Unud ke depan.

Sejalan dengan penguatan tata kelola tersebut, Tenaga Ahli Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Bapak Prof. Dr.med. Tri Hanggono Achmad, menyampaikan bahwa rumah sakit perguruan tinggi perlu dikembangkan melampaui fungsi konvensional sebagai rumah sakit pendidikan. RSPTN diharapkan dapat menjadi pusat inovasi dan research and development serta terintegrasi dalam konsep Academic Health System (AHS) di tingkat universitas.

Menurutnya, keterhubungan antara pendidikan, pelayanan, dan jejaring fasilitas kesehatan primer menjadi bagian penting dalam membangun sistem kesehatan akademik yang kuat. Dalam konteks tersebut, peserta didik juga memiliki peran dalam memperkuat jejaring rujukan antara fasilitas kesehatan primer dan rumah sakit perguruan tinggi.

Ketua ARSPTN, Prof. Dr. Nasronudin, dr., Sp.PD., K-PTI., FINASIM, menjelaskan bahwa pengelolaan RSPTN yang berkelanjutan perlu ditopang oleh tiga aspek utama, yakni kualitas sumber daya manusia, peningkatan kepercayaan dan jumlah pasien, serta kemandirian anggaran. Selain itu, budaya pelayanan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penguatan rumah sakit melalui penerapan prinsip SSPP (Sopan, Santun, Penuh Perhatian) dalam memberikan pelayanan kepada pasien dan masyarakat.

FGD turut dihadiri oleh Prof. Drs. T. Basaruddin, Bapak, Aprilia Ekawati Utami, S.T., M.T., Prof. Dr. Nasronudin, dr., Sp.PD., K-PTI., FINASIM, Dr. Eka Pujiyanti, S.KM., S.E., M.K.M., Dr. dr. Viera Wardhani, M.Kes, para Wakil Rektor Unud, Dewan Pengawas RS Unud, Dekan Fakultas Kedokteran Unud, serta jajaran pimpinan RS Unud dan RSGM Unud.

Melalui FGD ini, Universitas Udayana memperkuat langkah transformasi RS Unud dan RSGM Unud menuju tata kelola rumah sakit perguruan tinggi yang semakin mandiri dan berdaya saing. Penguatan tersebut diharapkan mampu memperluas kontribusi Unud dalam pelayanan kesehatan sekaligus mendukung pendidikan dan penelitian, sehingga memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.