LOADING...
Udayana University

International PHITS Workshop and Tutorial 2026, Perkuat Kolaborasi Internasional di Bidang Fisika Radiasi

Juli 30, 2026 09:34 Biro Akademik, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat (BAKH) Berita

Denpasar, 28 Juli 2026 – Rektor Universitas Udayana secara resmi membuka International PHITS Workshop and Tutorial 2026 yang diselenggarakan pada Selasa (28/7/2026) di Universitas Udayana. Kegiatan internasional ini merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Udayana, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Japan Atomic Energy Agency (JAEA), dengan menghadirkan akademisi, peneliti, tenaga kesehatan, perwakilan pemerintah, industri, dan mahasiswa dari berbagai institusi dan negara.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Udayana Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, ST.,Ph.D menyampaikan apresiasi kepada FMIPA Universitas Udayana, BRIN, dan JAEA atas komitmen serta kerja sama yang terjalin dalam penyelenggaraan workshop bertaraf internasional tersebut.

Rektor menegaskan bahwa International PHITS Workshop and Tutorial 2026 bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan menjadi wadah kolaborasi ilmiah yang mempertemukan berbagai institusi, disiplin ilmu, dan negara dalam menghadapi tantangan global di bidang kesehatan, khususnya penanganan kanker. Menurutnya, perkembangan fisika radiasi, pemodelan komputasi, dan simulasi transportasi partikel kini memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung teknologi medis yang lebih aman, akurat, dan efektif.

Dalam kesempatan tersebut dijelaskan bahwa Particle and Heavy Ion Transport Code System (PHITS) merupakan salah satu perangkat lunak simulasi transportasi radiasi dan dosimetri terkemuka di dunia. Aplikasi PHITS telah dimanfaatkan secara luas dalam bidang fisika medis, proteksi radiasi, rekayasa nuklir, hingga terapi partikel untuk mendukung penelitian berbasis bukti serta inovasi layanan kesehatan.

Melalui workshop yang berlangsung selama empat hari ini, para peserta diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis dalam penggunaan PHITS, tetapi juga memperluas pemahaman mengenai kontribusi ilmu komputasi terhadap pengembangan teknologi kesehatan. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat jejaring akademik, membuka peluang kolaborasi riset, mobilitas peneliti, serta mendorong lahirnya inovasi baru yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rektor juga menekankan bahwa penyelenggaraan workshop ini sejalan dengan visi Universitas Udayana untuk menjadi perguruan tinggi yang diakui secara global melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan kemitraan internasional. Menurutnya, keunggulan ilmiah tidak dapat berkembang secara mandiri, tetapi harus dibangun melalui keterbukaan, kolaborasi lintas disiplin, serta sinergi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, lembaga penelitian, pemerintah, rumah sakit, dan sektor industri.

Rektor mengajak mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini secara optimal dengan aktif berdiskusi, bertukar gagasan, membangun jejaring profesional, serta menjajaki peluang kolaborasi di masa mendatang. Pengetahuan yang diperoleh selama workshop diharapkan menjadi katalis bagi lahirnya penelitian baru, penguatan kemitraan antarinstitusi, dan inovasi yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Rektor mengingatkan bahwa tujuan tertinggi ilmu pengetahuan adalah memberikan manfaat bagi kemanusiaan. Setiap kemajuan riset, inovasi teknologi, dan kolaborasi ilmiah diharapkan dapat berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang lebih sehat, pembangunan yang berkelanjutan, serta masa depan yang lebih sejahtera.